Cikarang

Pemanfaatan CSR belum Optimal

ILUSTRASI: Seorang pekerja berada di salah satu perusahaan di Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (12/8). Program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Cikarang dapat membantu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan desa-desa di Kabupaten Bekasi. ARIESANT/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Program membangun kampung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) belum maksimal. Baru terdapat satu perusahaan yang berminat untuk berpartisipasi dalam program tersebut.

Kepala Bidang Sosial dan Budaya pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Irsan Firmansyah, mengungkap, kebanyakan perusahaan membangun kampung dengan menggunakan dana amal (charity). ”Dan satu perusahaan PT Hankook sudah melakukan melalui program desa binaan di Desa Cicau,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (12/8).

Selain itu, kata Irsan, juga terdapat perusahaan yang menyalurkan program CSR melalui program yang dimiliki Pemkab Bekasi.  Seperti mengikuti kegiatan Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS).

Dia menyatakan, implementasi pemanfaatan CSR untuk program bedah kampung membutuhkan waktu. Saat ini pihaknya sedang proses penyelerasan program pemerintah daerah. Sehingga dalam konteks bantuan tersebut tidak berupa uang melainkan bantuan untuk membedah suatu kampung.

”Program ini kan belum lama disosialisasikan, butuh waktu untuk penyelarasannya. Dan target kami ini bisa maksimal pada tahun 2020,” jelasnya.

Sekadar diketahui, terdapat sekitar 5.000 perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja setempat.(and)

Close