BekasiBerita UtamaMetropolis

500 Rumah Bakal Digusur

Terdampak Pembangunan Tol Japek Selatan

500
PENDATAAN: Pihak Kelurahan Bantargebang bersama BPN Kota Bekasi dan Kementerian PUPR mendata rumah warga RW 08, Perumahan Savana Premier, Kelurahan Bantargebang yang terdampak pembangunan Tol Japek Selatan, Selasa (13/8). IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Sebanyak 500 rumah warga yang berada di Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang terdampak pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan yang akan dilaksanakan pada Maret 2020 mendatang.

Lurah Bantar Gebang, Asep Mulyadi, mengatakan, 500 rumah warga yang ada diwilayahnya akan terkena penggusuran terkait pembangunan tersebut. ”Sedikitnya rumah warga saya yang terkena penggusuran 500 rumah,” katanya kemarin.

Untuk sementara ini, pihaknya bersama BPN Kota Bekasi dan Kementerian PUPR baru malakukan pendataan dan pengukuran. ”Ya warga saya yang akan terkena berada di RW 01 ,02, 07 dan 08. Karena sudah waktu zaman bu Lurah Tati, saya ngelanjutin (melanjutkan),” jelasnya.

Terkait pembayaran lahan, dia mengaku belum mengetahui harga yang di tawarkan kepada warga setempat. ”Ia terakhir di Perum Savana Primer vida cuma 15 rumah di RW 08, soal harga nanti akan dibahas lagi,” jelasnya.

Pada intinya, lanjut Asep, warga Kelurahan Bantargebang menerima lahan mereka akan digunakan untuk Jalan Tol Japek Selatan. (pay)

Close