BekasiBerita UtamaMetropolis

Mustikajaya Launching Hidroponik di Empat Kelurahan

TINJAU TANAMAN
TINJAU TANAMAN: Camat Mustikajaya, Gutus Hermawan Eka Pratama (kanan) meninjau tanaman Hidroponik di salah satu lahan milik warga di RW 08, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (14/8). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

Radarbekasi.id – Empat kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Mustikajaya meluncurkan tanaman hidroponik, Rabu (14/8). Peluncuran tersebut dilakukan oleh Camat Mustikajaya, Gutus Hermawan Eka Pratama.

Empat kelurahan di Kecamatan Mustikajaya tersebut adalah Kelurahan Cimuning, Mustikajaya, Mustikasari dan Padurenan. Di Kelurahan Cimuning hidroponik berada di RW 08, Kelurahan Mustikajaya di RW 16, Kelurahan Mustikasari di RW 007 dan Kelurahan Padurenan di RW 006.

Gutus menjelaskan, pihaknya meluncurkan hidroponik sesuai dengan arahan wali kota dan wakil wali kota Bekasi untuk melakukan launching tanaman hidroponik di 56 Kelurahan.

”Selama ini baru terpikir hanya memenuhi untuk konsumsi saja, dengan adanya launching (peluncuran) hidroponik ini bisa menambah ekonomi warga sekitar Mustikajaya,” kata Gutus saat peluncuran hidroponik di RW 08, Kelurahan Cimuning, kemarin.

Saat peluncuraan di lokasi tersebut, dia berbincang dengan salah satu pembudidaya tanaman hidroponik yakni Isti Priyandayani. Dia mengaku memiliki pelanggan dan harus menyiapkan 60 kilogram sayuran setiap harinya.

Karena tanamannya kadang kala kurang mencukupi sehingga butuh tambahan sayuran hidroponik dari warga agar kebutuhan pelanggannya setiap hari bisa terpenuhi.

”Untuk memenuhi suplai sayurnya maka saya akan membentuk kelompok ibu Isti sebagai intinya nanti warga tinggal menyuplai ke ibu Isti agar dapat terpenuhi kebutuhan konsumennya,” ujarnya.

 Gutus Hermawan Eka Pratama - Camat Mustikajaya

Gutus Hermawan Eka Pratama – Camat Mustikajaya

Kedepannya, kata Gutus, para penanam hidroponik akan dikumpulkan untuk membahas pembentukan paguyuban hidroponik di Kecamatan Mustikajaya. Sehingga, masyarakat memiliki wadah untuk bertukar pikiran terkait tanaman yang diminati pasar.

”Ya kalau sudah terbentuk paguyuban kita dapat membahas bersama nanam apa yang diminati, apa ada kendala nanti kita akan selesaikan. Pasti ada kendalanya dalam melakukan usaha itu akan dibahas dalam paguyuban yang nanti akan kita bentuk,” terangnya.

Dia berharap agar cocok tanam hidroponik di lingkungan Kecamatan Mustikajaya bukan hanya sekedar hobi. Tapi dapat menghasilkan ekonomi yang dapat membantu kebutuhan rumah tangga Masyarakat.

”Saya juga akan bentuk para petani hidroponik melalui para RT, RW, ibu-ibu PKK, Posyandu dilingkungannya, serta memberikan pelatihan kepada mereka,” ungkapnya.(pay/adv)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 − one =

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker