Pendidikan

Jaga Nama Baik Pramuka Garuda

pramuka
FOTO BERSAMA: Anggota Pramuka Kwartir Ranting Jatiasih foto bersama usai dikukuhkan menjadi Pramuka Garuda oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Pramuka di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (14/8).Ist

Radarbekasi.id – Sebanyak 34 anggota Pramuka Kwartir Ranting Jatiasih dikukuhkan menjadi Pramuka Garuda. Mereka diharapkan bisa menjaga nama baik tingkatan tertinggi dalam setiap golongan pramuka ini.

Puluhan anggota yang dikukuhkan merupakan pelajar Pramuka dari tingkat siaga, penggalang, dan penegak. Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Pramuka di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (14/8).

Ketua Pelaksana Tim Penguji Kwartir Ranting Jatiasih, Ficsa Wiliyanti mengaku bangga 34 anggotanya dikukuhkan menjadi Pramuka Garuda. Menurutnya, Pramuka Garuda merupakan salah satu proses pencapaian tanda kehormatan bagi pramuka aktif yang sudah menuntaskan tingkatan tertinggi di golongannya masing-masing.

”Beberapa penilaian kita terapkan bagi calon Pramuka Garuda, karena ini adalah salah satu pencapaian yang tertinggi di masing-masing golongan pramuka,” ujarnya Kamis (15/8).

Seorang anggota Pramuka bisa ditetapkan sebagai Pramuka Garuda juga mampu menyelesaikan syarat-syarat kecakapan khusus (SKK). SKK itu berupa kepandaian, kemahiran, ketangkasan, keterampilan, dan kemampuan di bidang tertentu selain yang terdapat dalam SKU.

Setelah melalui proses ujian SKK, anggota Pramuka berhak memperoleh tanda kecakapan khusus (TKK). TKK itu dapat memotivasi anggota Pramuka untuk memperoleh kecakapan dan ketrampilan yang berguna dalam kehidupan sesuai bakat dan minat masing-masing.

Dalam menempuh ujian SKK ini, seorang Pramuka harus menempuh lima tingkatan. Pertama, meliputi bidang agama, mental, moral, spiritual, pembentukan pribadi, dan watak. Kedua, patriotisme dan seni budaya. Ketiga, bidang ketrampilan dan teknik pembangunan.

Adapun yang keempat di bidang ketangkasan dan kesehatan. Dan kelima, di bidang sosial, perikemanusiaan, gotong royong, ketertiban masyarakat, perdamaian dunia, dan lingkungan hidup.

Ficsa mengaku, lencana Pramuka Garuda tak bisa didapatkan dengan mudah oleh anggota pramuka aktif. ”Jadi menyandang suatu gelar menjadi Pramuka Garuda itu memang tidak gampang,” katanya.

Ia menyampaikan, 34 anggota yang dikukuhkan menjadi Pramuka Garuda merupakan pelajar sekolah di Kota Bekasi. Dari Pramuka Siaga ada 10 orang siswa SDN Jatiasih IV, Pramuka Penggalang ada 2 orang siswa SMPN 9, 1 siswa SMPN 30, 8 siswa SMPN 34, 3 siswa SMP Tulus Bhakti, Pramuka Penegak ada 4 siswa ambalan SMPN 34, dan 2 siswa SMK Bina Insan Kamil.

Ficsa berharap anggota Pramuka Garuda dapat menjalankan amanah dengan baik. ”Mereka harus menjalankannya dengan baik serta menjaga nama baik Pramuka Garuda serta sekolah masih-masing,” tukasnya.

Salah satu anggota Pramuka Garuda dari Ambalan SMPN 34 Kota Bekasi, Irzal Eka Saputra mengaku menjadi anggota Pramuka Garuda merupakan impiannya sejak lama.

”Menjadi Pramuka Garuda itu adalah salah satu motivasi saya dari dulu, karena saya bisa berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Irzal.

Irzal berjanji akan menjalankan kewajibannya sebagai anggota Pramuka Garuda. Yakni setia kepada Pramuka, siap dimanapun berada, dan sedia meluangkan waktu dan pikiran untuk pramuka dan masyarakat. (cr46)

Close