BekasiBerita UtamaPemerintahanPemkot

Kota Bekasi Diajak Gabung ke DKI Jakarta

Untitled 1
ILUSTRASI : Pembangunan Kota Bekasi . ARIESANT/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Pemerintah Kota Bekasi mendapatkan tawaran untuk menjadi bagian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jika memang terlaksana, maka akan menjadi Jakarta Tenggara. Demikian ditegaskan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Hal itu dia sampaikan ketika diminta tanggapannya terkait wacana pemekaran Pemprov Bogor Raya dari Pemrov Jawa Barat yang disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Bupati Bogor, Ade Yasin beberapa waktu lalu.

Kalau Bekasi mah sudah ditawarkan sama DKI, DKI Jakarta Tenggara, Bekasi, Kota Bekasi yang cocok,” katanya kepada Radar Bekasi, Kamis (15/8).

Mengenai tawaran untuk menjadi bagian DKI Jakarta, pria yang akrab disapa Pepen ini menyerahkannya kepada masyarakat Kota Bekasi. “Kita ditawarkan, ya tinggal lihat rakyat kita saja mau nggak,” ujarnya.

Dia mengatakan, Pemkot Bekasi memilih tidak masuk dalam Pemprov Bogor Raya yang diwacanakan Bima Arya dan Ade Yasin. “Kalau Bogor mewacanakan Bogor Raya, saya mewacanakan Provinsi Pakuan Bhagasasi. Pakuan (Bhagasasi) itu Karawang, Bekasi , Depok, Bogor, kalau mau ambil Cianjur. Karena dari daerah irisan tata ruang, pemetaaan, apalagi kalau nanti umpamanya ini itu menjadi bagian dari sinergitas kemitraan dengan DKI, ya luar biasa perkembangan tata ruangannya,” katanya.

Dalam Pakuan Bhagasasi, kata dia, anggaran untuk APBD bisa mencapai separuh dari APBD Provinsi Jawa Barat.

Orang nomor satu di Kota Bekasi ini menambahkan, dirinya tidak dalam kapasitas untuk menyatakan perlu tidaknya pemekaran Provinsi Jawa Barat. “Sepanjang untuk kebaikan, untuk percepatan pembangunan kenapa tidak. Pak wali kota Bogor kan menggagas itu mungkin sudah pikir-pikir juga apa yang harus bisa dilakukan untuk mempercepat pembangunan,” ujarnya.

“Kalau Jakarta mau mengintegrasikan persoalan tata ruang, persoalan sistem transportasi memang harus ada percepatan. Tapi kita nggak gagas itu, kita hanya percepatan sebuah proses perkembangan pembangunan sebuah wilayah,” sambung Pepen.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Bekasi terpilih, Chairoman Juwono Putro, mengaku sepakat dengan wali kota Bekasi agar tawaran bergabung dengan DKI Jakarta diserahkan ke masyarakat. Secara pribadi dirinya lebih cenderung agar Kota Bekasi masuk menjadi bagian Pemprov DKI Jakarta ketimbang Pemprov Jawa Barat.

Hal itu dikarenakan ketergantungan dan keterikatan antara Kota Bekasi dengan Pemprov Jakarta lebih besar. Seperti pada persoalan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, transportasi dan pertumbuhan perkotaan.

Itu hampir semuanya itu merupakan subkoordinasi dari DKI. Baik dalam konteks penanganan keamanan, misalnya kepolisian masuk dalam Polda Metro Jaya, itu udah real kok, keterikatan kita dengan DKI lebih dekat,” kata pria yang disebut-sebut bakal menjadi ketua DPRD Kota Bekasi ini.

“Kemudian bantuan keuangan provinsi, DKI lebih besar, tahun lalu saja itu bisa sekitar Rp500 miliar, dari Jabar enggak sampai Rp100 kok, paling Rp20 atau Rp30 miliar. Artinya, impact keuangan DKI sebagai daerah perbatasan lebih besar dibandingkan Jawa Barat,” sambungnya.

Mengenai sistem Pemerintahan, kata dia, tentunya harus menyesuaikan kondisi politik yang selama ini telah ada di Kota Bekasi. Artinya, Kota Bekasi tetap melangsungkan proses pemilihan wali kota dan wakil wali Kota serta anggota DPRD.

“Bisa jadi ini menjadi sebuah pengecualian (untuk Pemprov DKI), karena pertumbuhan Kota Bekasi tentunya berbeda dengan Jakarta Timur dan sebagainya. Apakah kemudian membuat kekhususan itu ?, memang sangat panjang. Tapi memang pada akhirnya kalau misalnya diberlakukan menjadi hilangnya DPRD, ya kembali ke masyarakat, mana yang lebih baik ?. Kalau kita sih, secara politik ya, mana yang lebih baik menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat itu yang paling baik,” tambahnya.(neo)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ten + 13 =

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker