BisnisCikarang

PDAM Tirta Bhagasasi Fokuskan Masalah Kekeringan

Peringati Hari Jadi ke-69 Kabupaten Bekasi

SUDAH DIPASANG: PDAM Tirta Bhagasasi telah memasang pipa air untuk penyaluran air bagi warga di Desa Ridhogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. IST/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Memasuki Hari Jadi ke-69 Kabupaten Bekasi, Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi (PDAM TB) akan fokus memberikan pelayanan air bersih serta mengentaskan masalah kekeringan yang terjadi di Kabupaten Bekasi.

Direktur Utama PDAM TB, Usep Rahman Salim menuturkan, momentum peringatan Hari Jadi ke-69 Kabupaten Bekasi harus diisi dengan kegiatan positif serta bagaimana memiliki andil untuk membangun Kabupaten Bekasi dengan mengedepankan kepentingan publik. Pihaknya akan memaksimalkan kinerja untuk mengatasi serta menyelesaikan masalah krisis air ketika musim kemarau.

”Memaknai Hari Jadi ke-69 Kabupaten Bekasi kami akan memaksimalkan bagaimana masalah kekeringan di Kabupaten Bekasi dapat teratasi. Tentunya dalam hal ini pastinya kami juga selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi,” katanya kepada Radar Bekasi.

Upaya yang telah dilakukan pihaknya yakni dengan memberikan bantuan air bersih langsung kepada masyarakat. Hal itu merupakan program jangka pendek untuk masyarakat terdampak kekeringan.

Untuk jangka panjang, kata dia, saat ini PDAM sudah melakukan pemasangan pipa untuk menyalurkan air di Desa Ridhomanah, Kecamatan Cibarusah. Supaya, kebutuhan air masyarakat yang terdampak kekeringan dapat terpenuhi. Wilayah tersebut dipilih karena mengalami krisis air bersih terparah dibanding wilayah lainnya.

Untuk dapat menyalurkan air dengan melakukan pemasangan pipa ke rumah warga, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak kecamatan dan desa setempat untuk mendata warga yang ingin menjadi pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi.

”Kita juga sudah merencanakan adanya pembangunan hydrant dari Pemkab Bekasi. Nantinya akan dikoneksikan sebagai sumber air untuk dialirkan langsung kepada masyarakat melalui jaringan pipanisasi,” katanya.

Untuk merealisasikan rencana ini, pihaknya memerlukan anggaran dari penyertaaan modal. ”Sebab dari anggaran tersebut juga sudah dialokasikan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ya kami harap untuk penyertan modal dapat disegerakan untuk merealisasikan untuk pengupayaan menyelesaikan masalah kekeringan,” ujarnya.

Dia berharap dengan berbagai upaya yang sudah dilakukan dan menjadi perencanaan PDAM Tirta Bhagasasi, masyarakat di wilayah tersebut tidak lagi mengalami kekeringan. (ADV)

Tags
Close