CikarangLingkunganPemkab

Jaga Lingkungan, Pemkab Kerja Sama dengan KLHK

FOTO BERSAMA: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja (ketiga kiri) bersama jajaran berfoto bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rabu (21/8). IST/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Program Pengelolaan Sampah DAS Citarum, di salah satu hotel di, Jakarta, Rabu (21/8).

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kerja sama pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi serta memberikan lingkungan yang terhindar dari pencamaran. Melalui nota kesepahaman tersebut, nantinya Pemkab Bekasi akan mendapat bantuan pendirian fasilitas pusat daur ulang sampah dengan kapasitas 10 ton per hari.

Kemudian pembangunan fasilitas pengomposan dengan kapasitas 10 sampai 30 ton per hari. Rencananya juga akan dibangun di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara serta akan mendapat bantuan berupa alat biodigester berkapasitas satu ton per hari dan lima unit motor sampah roda tiga.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengucapkan terima kasih atas bantuan serta kerja sama dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Dia mengatakan, Pemkab Bekasi mendukung upaya yang dilakukan secara bersama dan terintegrasi. Baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat.

”Sesuai dengan program prioritas kami dalam membangun Bekasi Baru Bekasi Bersih. Tentu hal ini merupakan sebuah langkah yang akan kita dukung dan akan kita jalankan bersama-sama,” kata dia.

Eka menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan langkah strategis dalam hal pengelolaan sampah. Khususnya di wilayah DAS Citarum.

Diantaranya dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengolah serta memilah sampah. Sehingga dapat dimanfaatkan kembali, dan sisanya dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pengelolaan Sampah pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, program kerja sama ini merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum.

”Ini adalah tugas Kemen LHK dalam mempercepat pelaksanaan dan keberlanjutan kebijakan pengendalian DAS Citarum melalui Operasi Pencegahan, Penanggulangan Pencemaran dan Kerusakan serta Pemulihan DAS Citarum,” ujarnya.

Rosa meminta kepada pemerintah daerah yang sudah mendapat bantuan fasilitas pengelolaan sampah dari pemerintah pusat agar memanfaatkannya dengan baik. ”Semoga dengan adanya fasilitas tersebut seluruh masyarakat turut berpartisipasi dengan cara yang paling mudah dan sederhana. Mulai dari diri sendiri untuk mengurangi timbunan sampah,” ucap dia.

Sekadar diketahui, selain Pemkab Bekasi, penandatanganan nota kesepahaman dan kerjasama fasilitas pengelolaan sampah juga dihadiri oleh empat daerah lainnya yakni, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Indramayu.(and/hms/adv)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close