Berita UtamaCikarangPemkab

Bappeda akan Menata Wilayah Stasiun

Bangun Gedung Parkir dan Sediakan Bus Penghubung

RENCANA PEMBANGUNAN FASILITAS: Warga beraktifitas di area Stasiun Telaga Murni Perumahan Metland Cibitung di Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat (23/8). Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi akan membangun fasilitas penunjang akses masuk stasiun tersebut. ARIESANT/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) merencanakan untuk melakukan tata kelola wilayah sekitar stasiun yang ada di Kabupaten Bekasi. Dimana diketahui di Kabupaten Bekasi ada empat stasiun sebagai akses transportasi masyarakat. Yakni Stasiun Tambun, Telaga Murni, Cikarang, dan Stasiun Lemah Abang.

Keempat stasiun selalu dipenuhi para penumpang. Terutama bagi masyarakat Kabupaten Bekasi yang bekerja di DKI Jakarta.

Plt Kepala Bidang Fisik pada Bappeda, E. Y Taufik menuturkan, pihaknya sedang mempersiapkan untuk melakukan studi kelayakan (feasibility study) pembuatan gedung parkir di sekitar stasiun. Selain itu, pihaknya juga sedang merencanakan untuk pengadaan bus penghubung bagi masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api.

Hal itu dilakukan menyusul meningkatnya jumlah penumpang kereta api di Kabupaten Bekasi. ”Pengguna kereta api mulanya hanya sekitar dua ribu warga, namun kini semakin padatnya jumlah kendaraan. Masyarakat yang memanfaatkan kereta api sebagai akses transportasi menuju tempat pekerjaan mecapai 12 ribu sampai 15 ribu warga,” katanya kemarin, Jumat (23/8).

Taufik menjelaskan, perencanaan pembangunan juga dilatarbelakangi penumpukan kantong parkir yang berada di sekitar stasiun.

Pemkab Bekasi akan melakukan kerja sama dengan Kementerian Perhubungan terkait dengan dua hal tersebut.

Menurutnya, keberadaan kantong parkir yang dikelola Pemkab Bekasi serta bus penghubung akan lebih memudahkan aktivitas masyarakat yang hendak menuju stasiun. Selain itu, dapat menjadi potensi sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

”Bekasi ini kan menjadi bagian dari rencana strategis pemerintah pusat, sebab tidak sedikit warga Kabupaten Bekasi aktifitas di DKI Jakarta. Oleh sebab itu kami melakukan perencanaan yang terintegrasi melalui pemerintah daerah. Yakni melakukan pembangunan, dan perencanaan transportasi yang terintegritas,” kata Taufik.

Dirinya menambahkan, pembangunan infrastruktur serta fasilitas umum merupakan faktor utama untuk mendukung kemajuan dan peningkatan pertumbuhan perekonomian.

”Dan kami harapkan adanya rencana transportasi terpadu antara kereta api, serta LRT, yang dapat mengantarkan masyarakat ke tempat keramaian, kediaman dan perkantoran sebagai fasilitas masyarakat,” jelasnya.(and/adv)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close