Berita UtamaMetropolis

Pembangunan Apartemen The Maj Diprotes

SPANDUK PENOLAKAN: Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di bawah spanduk penolakan pembangunan apartemen The Maj Residence di Kelurahan Margajaya, Bekasi Selatan, Kamis (22/8). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RadarBekasi.id – Warga Komplek Villa 200 RT 05/05, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan melancarkan protes penolakan pembangunan apartemen The Maj Residence Bekasi.

Penolakan tersebut dilakukan warga dengan memasang spanduk didepan pintu masuk komplek.

Spanduk penolakan nampak berada didepan pintu masuk Komplek Villa 200, spanduk tersebut berisi penolakan warga terhadap pembangunan apartemen diwilayah setempat.

Saat ditelusuri ke area komplek, sejumlah bangunan gedung Villa 200 yang berada ditengah permukiman warga sudah rata. Lokasi tersebut diketahui bakal menjadi titik pembangunan apartemen.

Ketua RT setempat, Hadi Suwarto mengaku warga melancarkan protes karena belum menemui kejelasan terkait dengan pembebasan lahan oleh pengelola apartemen.

”Belum ada masalah harga pembebasan lahan, iya (rencana ada pembebasan lahan),” katanya kepada Radar Bekasi, Jumat (23/8).

Spanduk tersebut dipasang berdasarkan kesepakatan warga setempat. Hingga saat ini, informasi yang didapatkan sebanyak 20 rumah akan dibebaskan untuk pembangunan apartemen.

Pada pertemuan sebelumnya, warga sepakat untuk mengajukan harga permeter Rp 30juta. ”Setelah itu dibalas dalam harga Rp6 juta, setelah itu tidak ada komunikasi lagi,” tambah Hadi.

Karena tidak kunjung bertemu dengan pengelola apartemen, warga setempat sepakat untuk memasang spanduk tersebut sebagai jalan terakhir.

 Diketahui pembebasan lahan dilakukan terlebih dahulu untuk membuat site plane. Bangunan dibagian tengah komplek sudah dibongkar sejak satu bulan lalu.

Sejuah ini warga menolak penawaran dari pihak pengembang apartemen sebesar Rp6 juta permeter karena dinilai jauh dari harga yang diajukan warga.

”Ya nanti kan ada penawaran, kalau harga masyarakat dengan harga penawaran segitu belum bisa menjawab. Kok jauh (penawaran),” tutup Hadi.

Progres pembangunan apartemen sudah nampak dari luar area komplek. Dibagian depan tengah berlangsung pembangunan gedung marketing gallery apartemen The Maj Residence.

Namun sayangnya, hingga berita ini diturunkan pihak pengembang apartemen belum dapat dikonfirmasi terkait protes yang dilayangkan warga.(sur)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close