Berita UtamaInfrastrukturMetropolis

Proyek Tol Layang Terhalang SUTET

PROGRES PEMBANGUNAN: Sejumlah kendaraan melintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 17, Bekasi Timur, Rabu (28/8). Progres pembangunan Tol Elevated II sudah mencapai 94,5 persen sedikit terhambatnya karena adanya saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) yang berada di kawasan tersebut. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RadarBekasi.id – Progres pembangunan tol Jakarta Cikampek (Japek) Elevated tinggal menyisakan 5,5 persen kontruksi. Saat ini progres pembangunan tol layang tersebut masih tertahan di angka 94,5 persen.

Tol layang sepanjang 37,5 km itu ditarget selesai paling lambat akhir tahun 2019. Proses pembangunan tol mulai dari km 9 Cikunir hingga km 47+500 Karawang Barat tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2017 lalu dengan nilai investasi Rp13 triliun.

”Jadi memang sebentar lagi, kami optimis pada libur natal dan tahun baru sudah bisa beroperasi. Tersisa empat box girder saja yang belum terpasang di KM 17. Selebihnya sudah,” ungkap Pimpinan Proyek (Pimpro) Tol Japek Elevated, Suchandra Hutabarat, Rabu (28/8).

Kelanjutan progress pembangunan tol layang yang terdiri dari 2.573 box girder erection tersebut terhalang dengan keberadaan saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet). Posisi kontruksi yang hanya menyisakan empat box girder tersebut berada di wilayah Bekasi Timur. Tepatnya di KM 17, dekat Apartemen Grand Dhika atau dekat Gerbang Tol Bekasi Timur, perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi.

Pembangunan tersebut tidak bisa dilaksanakan lantaran adanya tegangan induksi. Hal ini sudah dalam pembahasan pihak-pihak terkait.

”Proyek itu kan melintasi bawah Sutet, engga boleh terlalu dekat ada jarak minimal. Maka dari itu kami minta agar dibuat lebih tinggi,” sambung Suchandra.

Namun, proses tidak kemudian bisa langsung dikerjakan. Pasalnya, harus menunggu desain kontruksi proyek kereta cepat sehingga tidak perlu melakukan penyesuaian kembali.

Dilokasi terlihat tiga proyek berjalan di atas tol Japek, diantaranya adalah proyek tol Japek Elevated yang berada di tengah-tengah, proyek LRT dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC).

Dua diantaraya, yakni Japek Elevated dan LRT terlihat kontrusi sudah menunjukkan hasil dimana kontruksi proyek yang terpotong dibagian kabel Sutet melintas. Sementara untuk proyek KCIC, saat ini belum menunjukkan progres yang signifikan disekitar area, hanya mulai terlihat pengeboran tanah disekitar lokasi.

“Semua pier dan box girder kan sudah terpasang semua. Sisa empat buah saja dilokasi yang ada Sutet itu. Diharapkan bisa segera diselesaikan agar target kami beroperasi akhir tahun 2019 terlaksana,” imbuhnya. (sur)

Close