Jurnalisme WargaOpini

Perlukah Orientasi Kampus untuk Mahasiswa Baru? (1)

Oleh : Rokhmat

Radarbekasi.id – Hajat besar tahunan STAI HAS sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar mata kuliah dimulai seperti biasa yakni mengadakan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek). Seperti halnya di seluruh perguruan tinggi lainnya, mengingat hal tersebut sangat penting bagi Mahasiswa Baru (Maba).

Ospek calon maba merupakan kegiatan awal bagi setiap peserta didik yang menempuh jenjang perguruan tinggi. Ospek dengan seluruh rangkaian acaranya merupakan pembentukan watak bagi seorang mahasiswa baru. Dengan kata lain bahwa baik tidaknya kepribadian mahasiswa di sebuah perguruan tinggi dapat terlihat oleh baik tidaknya pelaksanaan Ospek di perguruan tinggi tersebut.

Ospek pada dasarnya adalah rangkaian kegiatan, masa, penyambutan mahasiswa baru dalam rangka membantu mereka untuk dapat mengenal lingkungan akademis barunya. Hal ini dapat dilakukan, for instance, mulai dengan memberikan pemaparan informasi mengenai keberadaan lokasi gedung-gedung fakultas, rektorat, fasilitas-fasilitas kampus; pengenalan struktur rektorat, Organisasi internal BEM dan HMP PAI, HMP HES dan organisasi eksternal lainnya tingkat universitas (dan juga tingkat STAI); pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), pengenalan rektor, wakil rektor dan juga segenap jajarannya (dosen-dosen, staff fakultas, dll); sampai pada memberikan materi, diskusi —ataupun dengan mendatangkan beberapa tokoh intelektual— yang akan mampu merangsang minat dan kekritisan mahasiswa baru; dlsb. Pada pelaksanaan Ospek tahun ini panpel memunculkan tema ”Mewujudkan Mahasiswa yang Agamis, Akademis, dan Produktif dalam Mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi”.

Pada intinya ospek adalah rangkaian prosesi pengenalan mengenai ikhwal seputar kampus dengan pelbagai komponen di dalamnya, penginjeksian nilai-nilai luhur yang mengakar dalam suatu kampus, suatu rangkaian kegiatan pencicipan atmosfer kampus, yang ditujukan bagi para mahasiswa baru.

Baca : Perlukah Orientasi Kampus untuk Mahasiswa Baru? (habis)

Dengan demikian, tujuan dasar dari ospek ialah, antara lain, untuk membentuk —jejaring makna dalam diri— mahasiswa baru menjadi manusia yang berdaya intelektual yang aktif, berpola pikir kritis, bermoral, dan produktif serta pada tujuan khususnya, mampu mewujudkan hasil karya yang bisa bermanfaat buat pribadi, kampus dan masyarakat serta memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi menjadi bagian keluarga besar STAI HAS pun mampu memahami ikhwal kondisi dan keadaan seputar kampus (dan berbagai hal yang ada didalamnya—termasuk semangat perjuangan akademik kampus!).

Jika kita memahami hakikat dari tujuan dari kegiatan ospek seperti yang telah sedikit digambarkan di atas, rupanya kita kemungkinan besar akan menyetujui penyelenggaraan dan penerapan kegiatan ospek tersebut bagi para mahasiswa baru. So, terlebih peserta maba didominasi anak-anak asli Cikarang semua tentunya harus bangga, asli anak Cikarang kuliah di wilayah sendiri.

Setiap perguruan tinggi apapun jenjangnya akan menyelenggarakan kegiatan orientasi sebelum memulai kegiatan belajar mengajar. Agar kalian mengenal teman-teman dan sistem pembelajaran yang diterapkan di kampus.

Unit kegiatan mahasiswa sejenis kegiatan ekstrakurikuler di sekolah menengah atas. Para mahasiswa senior anggota unit kegiatan akan unjuk kebolehan kemampuan mereka saat masa orientasi. Inilah saatnya kamu memutuskan bergabung dengan unit kegiatan mahasiswa. Artinya jangan jadi mahasiswa pasif, tempa dirimu dengan sebanyak mungkin hal positif selama nanti berkuliah. (bersambung)

Anggota KGPBR

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close