Berita UtamaCikarangPemkabPublik
Trending

Pelantikan DPRD Diwarnai Unjuk Rasa

ORASI: Warga Kampung Pilar sedang berorasi dalam unjuk rasa di pintu masuk Komplek Perkantoran Pemkab Bekasi, Kamis (5/9). Warga yang tergabung dalam Forum Peduli Warga Pilar ini meminta perlindungan hukum atas kepemilikan tanah. ARIESANT/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Pelantikan 50 Anggota DPRD Kabupaten Bekasi diwarnai unjuk rasa mahasiswa dan warga yang tergabung dalam Mahasiswa Peduli Kabupaten Bekasi dan Forum Peduli Warga Pilar, Kamis (5/9). Aksi tersebut berlangsung di pintu masuk Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Mahasiswa dan masyarakat memohon Pemkab Bekasi dan Anggota DPRD memberikan perlindungan kepada warga Pilar terkait kepemilikan tanah yang menjadi tempat tinggal mereka.

Warga Kampung Pilar, Maskuri, menyampaikan, pihaknya meminta agar ada perlindungan hukum dan pembelaan dari Pemerintahan Kabupaten Bekasi untuk warga. Karena, menurut dia, putusan Pengadilan Negeri Bekasi merenggut hak asasi mereka sebagai manusia.

Dia menjelaskan, eksekusi lahan seharusnya didahului dengan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat terkait penggusuran. ”Harusnya sebelum mengeluarkan putusan, pengadilan melihat dulu secara faktual di lapangan bagaimana. Tidak semena-mena,” ujarnya.

”Ini momentum pelantikan, dimana para anggota dewan dilantik dan disumpah, Makanya kami datang ke DPRD Kabupaten Bekasi, guna untuk meminta perlindungan atas apa yang kami alami,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja menuturkan, semua masyarakat bebas menyampaikan aspirasi. ”Ya itu kan aspirasi tentu akan kami terima, dan bagaimana diperjuangkan dengan ketentuan yang berlaku,” singkatnya usai hadir dalam kegiatan pelantikan 50 Anggota DPRD Kabupaten Bekasi.(and)

Close