Cikarang

Kali Lain Menanti

BERSIH: Seorang anak sedang berada di sekitar Kali Jambe, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (6/9) sore. Aliran kali tersebut bersih setelah dilakukan pengangkutan sampah. NEO/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Penumpukan sampah sepanjang 500 meter di Kali Jambe, Desa Mangun Jaya telah diangkut kemarin, Jumat (6/9). Pengangkutan dilakukan personil gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Koramil, Kecamatan Tambun Selatan dan Desa Mangunjaya.

Sampah yang sempat berada di kali diangkut menggunakan alat berat ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di bantaran Kali Jambe. Prosesnya sektiar tujuh jam dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB dan terdapat 55 ton sampah yang diangkut.

”Pihak PUPR dan UPTD Kebersihan Tambun Selatan memberikan bantuan empat truk pengangkut sampah, tiga baktor, dan satu beko yang dipinjamkan dari pihak PUPR,” kata Camat Tambun Selatan, Iman Santoso, Jumat (6/9).

Terpisah, Kepala Bidang Kebersihan pada DLH Kabupaten Bekasi, Doddy Agus Supriyanto, mengatakan, Tenaga Harian Lepas (THL) DLH telah diterjunkan. Meskipun, menurut dia, perihal sampah di kali merupakan tanggung jawab Dinas PUPR.

”Meski demikian, kami tetap berkoordinasi untuk melakukan pembersihan Kali Jambe, seperti yang sudah pernah dilakukan dibeberapa titik sebelumnya,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan kembali melakukan pengangkutan sampah dari Kali Jambe pada hari ini, Sabtu (7/9). ”Saat ini memang sudah terlihat air kalinya yang awalnya tertutup sampah. Besok (hari ini, red) kami akan lakukan pengangkutan kembali, dan selesai sudah pembersihan Kali Jambe,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas PUPR, Nur Chaidir mengungkap, masih terdapat kali yang tertumpuk sampah di wilayah Cikarang Timur. Setelah persoalan di Kali Jambe selesai, pihaknya akan melakukan pengangkutan sampah di kali tersebut.

”Saya akui banyak kali kita kurang terawat, sehingga perlu dibersihkan. Ini sudah beberapa kali di Kabupaten Bekasi tertumpuk sampah, dan setelah ini kali di wilayah Cikarang Timur kami bersihkan, namun diharapkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) dapat membongkar bangunan liar. Karena tidak dapat diangkut dengan alat berat nanti,” jelasnya.

Mengenai tanggung jawab sampah di kali, Chaidir menyatakan, pihaknya akan bersinergi dengan DLH Kabupaten Bekasi. Supaya persoalan penumpukan sampah yang ada di darat maupun di aliran kali dapat ditangani bersama.

Kendati demikian, menurut dia, sampah yang ada di kali akan lebih ideal untuk dikelola dan ditangani oleh DLH.

”Kalau DLH kan dia ada orang lapangannya di lapangan, tenagan kegelisahan ada di lapangan, kalau kami PUPR men-support aja, dalam artian yang kita punya alat apa kami men-support untuk kegiatan di area,” tuturnya.(mg2/and/neo)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close