CikarangPemerintahan

Mahasiswa Minta Dewan Bekerja Maksimal

RadarBekasi.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bekasi dan Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMNI) Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di hari pertama kerja Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, di depan pintu masuk Kantor Pemkab Bekasi, Jumat (6/9).

Dalam aksi damai itu, mereka menuntut para Anggota DPRD Kabupaten Bekasi terpilih untuk memaksimalkan kinerja.

”Kami hadir ke sini (Pemkab Bekasi) untuk menyuarakan aspirasi. Sebab peran anggota DPRD dari sisi pengawasan, legislasi dan budgeting itu dapat dilakukan dengan baik dan bisa memberikan warna bagi pembangunan Kabupaten Bekasi,” Kata Ketua HMI Bekasi,  Mustofa Kamal.

Mereka meminta agar DPRD memprioritaskan pembahasan lahan abadi, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

”Tadi teman-teman GMNI mengaspirasikan perda lahan abadi. HMI menekankan kualitas pendidikan dan juga kualitas pelayanan kesehatan serta infrastuktur,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta kepada DPRD Kabupaten Bekasi dengan kekuasaannya mampu mendorong pemerintah dapat meningkatkan pelayanan terutama yang menjadi aspirasinya.

Dia juga meminta agar penyusunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dapat segera dilaksanakan agar DPRD dapat langsung bekerja. ”Sebab masalah di Kabupaten Bekasi ini perlu dibenahi dengam kerja maksimal. Jangan setelah pelantikan malah loyo. Harusnya lari dan menjadi start awal untuk legislatif dapat bekerja,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota GMNI Komisariat Pelita Bangsa, Sahandri, menambahkan, pembahasan lahan abadi perlu dilakukan agar tata ruang di Kabupaten Bekasi dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.

”Masalah (kasus suap) Meikarta yang melibatkan belasan Anggota DPRD jangan sampai terjadi lagi, oleh sebab itu kami hadir para anggota Dewan tidak mengkhianati kepercayaan publik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi sementara, Aria Dwi Nugraha mengatakan, pihaknya bakal menindaklanjuti aspirasi dari mahasiswa. Namun, pihaknya meminta mahasiswa bersabar hingga terbentuknya pimpinan definitif dan alat kelengkapan dewan.

”Dari kawan-kawan mahasiswa menyampaikan aspirasinya, kalau saya sesungguhnya dengan aspirasi yang mereka bawa juga, tentu kita sebagai wakil rakyat menampung aspirasi itu dan dari point to point semuanya sudah menjadi kegelisahan kita bersama. Maka sudah seharusnya kita menindaklanjuti hal yang mereka sampaikan,” ujarnya.

Untuk memaksimalkan kinerjanya, Aria berjanji akan cepat untuk menyusun AKD. ”Saat ini saya diamanahkan menjadi pimpinan DPRD sementara, dan saya berjanji akan bekerja maksimal, terlebih tuntutan mahasiswa nantinya akan kami tindaklanjuti,” jelasnya.(and)

Close