Cikarang

Pengangkutan Sampah Terkendala Bangli

RadarBekasi.id – Pengangkutan sampah yang menumpuk sepanjang 500 meter di Kali Jambe, Perumahan Papan Mas, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan terkendala keberadaan bangunan liar (bangli).

Masyarakat yang berada di bantaran Kali Jambe khususnya di Desa Mangunjaya dan Desa Karang Satria hanya bisa pasrah meski mengeluh dengan aroma tidak sedap akibat tumpukan sampah di lokasi tersebut.

Warga Kampung Siluman, RT 04/05, Desa Mangunjaya, Ekawati (54), menuturkan, warga sekitar terganggu dengan aroma tidak sedap dari kali tersebut. Khususnya saat menjelang sore setiap harinya.

”Kalau siang mah tidak bau, tapi kalau sudah mau gelap atau memasuki waktu Maghrib mulai deh baunya,” kata Eka saat ditemui di kediamannya, Senin (9/9).

Senada, warga RT 02/03 Desa Karang Satria, Fadhillah menuturkan bahwa kali tersebut mengeluarkan bau kurang sedap. ”Wah bau bang,” ujarnya.

Pantauan Radar Bekasi, terdapat Rumah Potong Hewan (RPH) di RT 001/06, Desa Mangunjaya yang membuang limbah menggunakan lima pipa ke Kali Jambe. Menurutnya, hal itu dikarenakan tidak adanya tempat pembuangan sampah.

”Ya mau dibuang dimana lagi, paling kan kita hanya membuang bulu-bulu, serta kotoran-kotoran potongan kambing,” ujar pekerja RPH yang enggan menyebutkan namanya saat ini.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Doddy Agus, menyampaikan, pihaknya masih berkoordinasi denga dinas lain untuk mengatasi persoalan sampah di kali tersebut.

”Untuk kondisi sampah Kali Jambe ini banyak bangli, jadi alat berat tidak bisa masuk. Tim kami sudah melakukan survey ke lapangan,” katanya.

Untuk sementara, pihaknya akan berkirim surat kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban bangli agar alat berat bisa masuk ke lokasi tersebut.

”Kami dalam upaya, sebab masalah sampah ini kan perlu berbagai kelengkapan untuk memaksimalkan pelayanan. Keterbatasan kendaraan juga menjadi kendala kami, namun hal ini juga jangan juga masyarakat untuk membuang sampah sembarangan,” tuturnya.(and)

Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + twenty =

Close
Close