Olahraga

Atlet PPOPD Kabupaten Bekasi ”Dipangkas”

PPOD
ILUSTRASI: Sejumlah atlet pelajar ketika menjalani latihan panjat tebing di wilayah Kabupaten Bekasi belum lama ini. DOK/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Atlet yang lolos mengikuti seleksi Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Daerah (PPOPD) Kabupaten Bekasi pada 2017-2018 bakal dikerucutkan jelang pembinaan atlet 2019 ini.

Terkait hal itu, Sekretaris Umum Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Bekasi, Saeful membenarkan adanya pemanggilan pengurus cabor yang terlibat rekrutmen PPOPD oleh Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Senin (9/9) lalu.

Pertemuan tersebut kata dia juga menyinggung pemaksimalan atlet PPOPD salah satunya proses pengerucutan atau pencoretan atlet. Serta mengecek kembali status domisili atlet.

Proses pemaksimalan atlet, kata Saeful, penting dilakukan karena PPOPD harus berkontribusi melahirkan atlet daerah berprestasi.

”Kita juga ada pengurangan, dari pelatih saja kita kurangi, dari atlet sementara kita belum memutuskan. Lebih dari 12 atlet semua potensial,” ucapnya.

Di lain tempat, Ketua PBVSI Kabupaten Bekasi, Beny Hidayat, juga membenarkan adanya rencana pemangkasan atlet. Namun pihaknya tetap mengisi kuota 60 atlet PPOPD. Hanya saja proses promosi degradasi yang mereka terapkan untuk memaksimalkan potensi atlet.

”Sebanyak 60 atlet akan kita lihat terus perkembangannya. Intinya, kuota kita tetap di 60. Kalau ada yang kurang maksimal, ya jelas akan kita ganti, tanpa mengurangi kuota yang ada,” imbuhnya.

Diketahui, sepuluh cabor PPOPD hasil rekrutmen 2017-2018 yang dipanggil yakni, basket, bola voli, bulu tangkis, sepakbola, tenis meja, pencak silat, taekwondo, takraw, atletik dan renang. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five − five =

Close
Close