Berita UtamaMetropolis

Permintaan KS-NIK Meningkat

ANTRE KS : Warga mengantre membuat KS-NIK di Pendopo Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (10/9). RAIZA SEPTIANTO/ RADAR BEKASI.

RadarBekasi.id – Permintaan Kartu Sehat Berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) meningkat sejak dua pekan terakhir. Permintaan yang biasa hanya 50 pemohon, dalam dua pekan ini mencapai 100 pemohon perhari.

 ”Ada sekitar dua minggu ini, mulai Senin kemarin. Pagi itu sudah banyak yang daftar bikin KS. Rata-rata sehari itu seratus,” kata petugas pelayanan KS-NIK, Alfi Febriantara, Selasa (10/9).

Tahun ini, jumlah blangko yang disediakan oleh Pemkot Bekasi untuk pemohon KS-NIK sebanyak 100 ribu blangko.

Hingga saat ini, yang sudah terpakai sebanyak 40 ribu blangko. Peningkatan terjadi berbarengan dengan semakin santernya kabar kenaikan tarif BPJS Kesehatan.

Total saat ini sebanyak 678 ribu warga Kota Bekasi memiliki KS-NIK. Diketahui bahwa KS-NIK ini merupakan jaminan kesehatan yang biayanya dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi.

”Kalau dua Minggu ini kan fenomena BPJS naik, walaupun baru wacana tapi kan sudah tau nilainya. Yang datang kesini itu yang kartu (BPJS)nya sudah mati, karena ini kan nggak perlu bayar iuran,” imbuhnya.

Terlihat secara bergantian warga menyambangi lokasi pendaftaran KS-NIK yang berlokasi di pendopo Kantor Wali Kota Bekasi.

 Meski tidak membludak seperti awal diluncurkan, namun sejumlah pemohon masih terlihat sejak pagi hingga sore hari.

Salah satu warga yang sedang membuat KS-NIK, Sari Lestari (29) mengaku, mengurus jaminan kesehatan untuk bekal melahirkan anak ketiganya.

Dia mengaku tahu seputar manfaat KS-NIK tersebut dari tetangga dilingkungan rumahnya. ”Tahu dari tetangga, kalau ini katanya dapat keringanan begitu, belum tahu banyak sih,” ungkap warga asal Kranji tersebut. (sur)

Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × five =

Lihat Juga

Close
Close
Close