Berita UtamaPendidikan

Caca, Siswa Peraih Gelar Terbaik II Lomba Vlog Nasional

Awalnya Cuma Ingin Menyampaikan Pesan ke Masyarakat

Caca
SISWA BERPRESTASI: Siswa SMAN 1 Tambun Selatan, Salsabila Maulida (17), peraih gelar terbaik II lomba vlog sejarah pada ajang Kompetisi Sejarah Nasional (KSN) 2019.Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Pelajar asal Kabupaten Bekasi, Salsabila Maulida (17), sukses mengharumkan nama daerah dan sekolahnya. Siswa kelas 12 SMAN 1 Tambun Selatan itu berhasil meraih gelar terbaik II lomba vlog sejarah pada ajang Kompetisi Sejarah Nasional (KSN) 2019.

Lomba vlog sejarah yang dihelat oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan baru pertama kali diikuti Salsabila Maulida. Oleh karena itu, prestasi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya.

Gadis yang akrab disapa Caca ini mengaku tak memiliki bakat menjadi vlogger. Namun berkat kepiawaiannya dalam berbicara, dia dipercaya oleh sekolahnya untuk mengikuti lomba bertajuk ”Anak Muda Melek Sejarah” tersebut.

”Aku tuh sebenarnya nggak bisa bikin vlog, karena hobi aku sendiri itu dengerin musik, bukan bikin vlog. Nah, kebetulan aku tuh orangnya suka ngomong, makanya disuruh sekolah untuk ikut perlombaan ini,” ungkapnya saat ditemui Radar Bekasi di sekolahnya, Rabu (11/9).

Konten yang berhasil mengantarkannya meraih gelar terbaik II pada lomba ini ialah tentang situs sejarah Saung Ranggon di Desa Cikedokan Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi dan Gedung Juang 45 di Desa Setiadarma Tambun Selatan Kabupaten Bekasi.

Ide untuk membuat konten video dua tempat bersejarah itu dipilihnya melalui pertimbangan yang cukup matang. ”Tadinya itu aku mau ngambil situs sejarah yang ada di Jakarta, tapi pas aku pikir-pikir kenapa nggak aku perkenalkan aja situs berserajah di tempat tinggal aku yaitu Bekasi. Nah dari situ aku ambil keputusan untuk mengambil beberapa konten dari situs bersejarah yang ada di Bekasi,” tutur Caca yang masih mengenakan seragam sekolah ini.

Torehan prestasi yang diraih oleh anak kedua dari empat bersaudara berkat bantuan dari tiga orang temannya dalam membuat konten video. Dua orang diantaranya membantu pengambilan gambar. Sementara satu orang lainnya melakukan editing.

Vlog berdurasi enam menit lima puluh tiga detik itu selesai dalam waktu lima hari. Cukup banyak tantangan yang dihadapinya selama proses pembuatan konten.

Diantaranya memikirkan bagaimana membuat isi konten semenarik mungkin agar pesan yang ingin disampaikan ke penonton dapat tersampaikan dengan baik. Mencari referensi video-video pun dilakukan.

Selain itu, dia juga kerap dihadapkan dengan mood yang tak bagus. Namun tantangan itu mampu dihadapinya. ”Mood tuh kadang suka kabur dan ilang-ilangan. Makanya aku balikin dengan cara break buat dengerin musik dan makan biar moodnya kembali baik,” ujarnya.

Caca membuktikan bahwa hasil tak pernah mengkhianati proses. Berkat perjuangan dan kerja kerasnya, dia berhasil meraih juara dengan berhak meraih medali perunggu, sertifikat, dan uang pembinaan di ajang KSN 2019 yang diumumkan pada 1 September 2019 di Jakarta.
”Alhamdulillah nggak nyangka bisa dapet juara, awalnya cuma mau nyampein pesan aja ke masyarakat,” pungkasnya. (cr46)

Tags
Close