Metropolis

Pembangunan Dua Flyover Dikebut

DBMSDA Optimis Rampung 2019

PEKERJAAN DIKEBUT : Pekerja menyelesaikan pembangunan jembatan layang di Kawasan Rawapanjang, Kota Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (BMSDA) menargetkan pembangunan kedua Jembatan layang Rawapanjang dan Cipendawa rampung pada tahun ini. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi optimis pengerjaan pembangunan flyover (FO) Cipendawa dan Rawapanjang rampung tahun ini.

Kasi Pengembangan Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Idi Susanto mengatakan, hingga saat ini progress pembangunan flyover Cipendawa sudah mencapai 70 persen dan Rawapanjang 60 persen.

”Tahun ini kita selesaikan dua FO (flyover) yang sedang berjalan pembangunannya,” katanya, Rabu (11/9).

Pihaknya sudah melakukan pemantauan dilokasi, saat ini proses pengerjaan meliputi pemasangan girder dan pondasi.

”Pokonya tahun ini terakhir, sudah fungsional untuk pengerjaan FO kita selesaikan,” tegasnya.

Sejauh ini terkait dampak pembangunan terutama akses lalu lintas, pihaknya mengaku bersama stakeholder terkait sudah melakukan antisipasi. Salah satunya rekayasa lalu lintas ketika proses pemasangan girder dan material lain, sehingga tidak membahayakan pengendara.

”Kita terus lakukan koordinasi adanya hal tersebut kepada pihak lain, karena pembangunan di pusat kota tidak mudah. Maka kita terus koordinasi,” ungkapnya.

Pihaknya juga berharap pengendara yang melintas dua pembangunan proyek yang didanai Provinsi DKI Jakarta itu bersabar. Karena menurutnya akses lalu lintas akan kembali normal ketika pengerjaan rampung tahun ini.

Terlebih kata dia, saat ini proyek nasional secara bersamaan tengah dilakukan di wilayah Kota Bekasi.

Dijelaskannya untuk pembangunan FO Cipendawa menelan anggaran Rp260 miliar untuk fisiknya saja dan FO Rawapanjang Rp180 miliar.

”Saya harap masyarakat bersabar, karena pasti ada saja yang terganggu dengan adanya pembangunan, ada yang kebisingan, kemacetan dan merasa tidak nyaman. Tetap kita usahakan agar pembangunan segera terselesaikan dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas,” ungkapnya. (adv/pay)

Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 2 =

Close
Close