Olahraga

Persaingan Kualifikasi Ketat

Sepatu-Roda
KEJAR WAKTU: Salah satu atlet sepatu roda asal Jawa Barat melaju di International Skating Ring Arena Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, pada babak kualifikasi PON kategori Individual Time Trial (ITT), Rabu (11/9).ARIESANT/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Persaingan ketat masih terlihat di hari ke dua babak kualifikasi (BK) atau pra Pekan Olahraga Nasional (PON) XX cabang olahraga (Cabor) Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) di International Skating Rink, Grand Wisata, Kecamatan Tambun Selatan, Rabu (11/9).

Sebanyak 212 atlet dari 21 provinsi bersaing untuk lolos menuju PON Papua 2020 nanti. Namun, pihak Panitia Besar (PB) Poserosi belum mengeluarkan nama- nama yang sudah dipastikan lolos pada pra PON tersebut.

“Kompetitornya sangat ketat sekali. Tapi, sejauh ini belum ada hasil BK yang dikeluarkan pelaksana,” ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Porserosi Kabupaten Bekasi, Diding Arisman kepada Radar Bekasi, Rabu (9/11).

Pelaksanaan hari kedua, terlihat, atlet luar Jabar seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur, memililiki peluang besar merebut juara. Secara kemampuan bertanding, dijelaskannya atlet memiliki power yang cukup tinggi.

“Tapi, kita optimis atlet Jabar yang berjumlah 16 orang bisa mencapai hasil maksimal,” katanya.

Dia menambahkan, dari atlet Bekasi yang maju di pra PON mencapai empat atlet. Dari Kota Bekasi, Elvio A Laksono, Radika Rais, Aiko A Laksono. Sedangkan dari Kabupaten Bekasi yakni Alda Riani Arisman.

“Saya perkirakan sih untuk atlet asal Bekasi masih berpotensi,” katanya.

Sejauh ini pengcab baik Kota maupun Kabupaten Bekasi belum mendapat informasi pasti perihal progres atlet mereka di babak kualifikasi (BK). Termasuk Porserosi Kota Bekasi. “Saya gak bisa komentar banyak, tapi BK memang dilaksanakan disini,” ujar Ubaidillah. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 3 =

Close
Close