Olahraga

TI Jabar Terjunkan 30 Atlet

Hadapi Pra PON Papua

Taekwondo
SAMBUTAN: Wakil Ketua III Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat Hari Kuswahyudi, saat membuka Grow Open Taekwondo Indonesia, di Gedung OSO, Kecamatan Tambun Selatan. DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat memastikan bakal menerjunkan sebanyak 30 atet di pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX, 27-29 September mendatang.

Wakil Ketua III Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Jawa Barat, Hari Kuswahyudi mengatakan, 30 atlet yang dimilliki merupakan hasil seleksi panjang sejak Januari 2019.

”Tahap pertama di bulan Maret, kita sudah kantongi 45 atlet. Melaui sistem degradasi yang diterapkan, kita kini sudah menetapkan atlet BK PON sebanyak 30 atlet. Sesuai jadwal kita terjunkan atlet di pra PON dengan jumlah 30 atlet,” ujarnya kepada Radar Bekasi.

Meloloskan semua nomor menjadi target TI Jawa Barat. ”BK sekarang terbagi beberapa kategori pertama kategori Poomsae empat kelas kemudian Kyorugi 16 kelas dan akan di bagi beberapa grup. Mudah-mudahan sistemnya tidak berubah,” katanya.

Dengan target meloloskan banyak atlet di pra PON, pihaknya berharap bisa berbanding lurus dengan target medali di PON Papua 2020 nanti.

”Tidak muluk-muluk yang penting lolos. Setelah itu, barulah kita akan memetakan target,” jelasnya.

Terkait agenda pelatda pasca pra PON nanti, pihaknya juga mempersiapkan atlet pelapis. ”Kita harapkan pelatda terpusat, kajian dalam mengejar target dengan menetapkan atlet lapis dua sudah ditetapkan. Namun, bicara target, kita tetap mengacu pada jumlah atlet yang berhasil meraih tiket nanti,” tukasnya. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 5 =

Close
Close