Berita UtamaPendidikan

Diprotes, Kegiatan Les Bakal Dihentikan

Radarbekasi.id – Kegiatan les di SDN Pekayon Jaya VII Kota Bekasi akan dihentikan menyusul adanya protes dari orang tua murid yang tak setuju karena dinilai biayanya membebani.

Wali Kelas 3A SDN Pekayon Jaya VII Kota Bekasi Cahyati mengakui, les di luar kegiatan belajar mengajar merupakan kegiatan yang dilarang oleh dinas pendidikan. Menurutnya, les itu diberikan atas desakan dari orang tua yang mengingingkan anaknya mendapatkan tambahan belajar di luar sekolah.

”Pihak sekolah terutama kepala sekolah tidak mengizinkan hal tersebut, namun atas desakan salah satu orang tua maka kami jalankan kegiatan tersebut. Untuk pelaksanaannya juga baru saja dimulai dan baru beberapa kali pertemuan,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Kamis (12/9).

Cahyati menyampaikan, kegiatan les yang dijadwalkan dua minggu sekali itu diikuti hanya 10-12 siswa. Belasan pelajar tersebut merupakan siswa kelas 2A, 2B, 3A, 3B, 4A, 4B, dan 5A.

Dikatakannya, tak ada paksaan dari guru kepada orang tua murid agar anaknya mengikuti les. ”Tidak ada unsur paksaan guru terhadap orang tua murid,” katanya.

Ia membenarkan adanya protes dari orang tua siswa yang tak setuju adanya les. Oleh karena itu, pihaknya akan menghentikan kegiatan itu secepatnya.

Namun terlebih dahulu sekolah akan menggelar rapat bersama dengan orang tua murid agar mereka tidak memintanya lagi kembali di kemudian hari.

”Kita akan benar-benar memberhentikan kegiatan tersebut pasalnya memang kegiatan tersebut tidak diizinkan,” katanya.

Sementara, salah satu orang tua murid kelas 3A dan 4A SDN Pekayon Jaya VII Kota Bekasi, Hera Syukri membenarnya bahwa kegiatan les atas permintaan dirinya secara pribadi dan beberapa orang tua murid lain. Ia meminta adanya les karena sudah merasa nyaman dengan sistem pembelajaran yang diberikan oleh guru.

”Mohon maaf apabila keinginan orang tua tidak sesuai dengan regulasi. Tetapi hal ini dilakukan karena anak saya tidak mau dileskan di luar, hanya mau les apabila dengan guru yang ada di sekolah. Maka dari itu kami sangat memohon untuk guru disini mengadakan les,” tutur Hera.

Hera tak mengira, keinginannya agar anaknya mendapatkan tambahan belajar ini mendapat protes dari orang tua yang tak setuju. Kedepan, dia tak akan meminta guru untuk diadakan les agar tidak menimbulkan persoalan seperti saat ini. (cr46)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eleven − ten =

Close
Close