Olahraga

KONI Kota Bekasi Terapkan Aturan Larangan Merokok

Siapkan Sanksi, Diberlakukan untuk Pengurus hingga Tamu

Koni
DILARANG: Ruangan yang biasanya kerap digunakan berkumpul pengurus kini sudah steril dari asap rokok setelah aturan larangan merokok di kantor KONI diberlakukan. DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Aturan larangan merokok didalam kantor diterapkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi. Sanksi bagi pengurus yang melanggar juga sudah disiapkan. Aturan tersebut juga sudah disepakati sejumlah pengurus.

Tak ada lagi puntung rokok bahkan asap yang mengepul disetiap sudut ruangan KONI Kota Bekasi termasuk ruang tamu. Hal itu setelah diberlakukannya larangan merokok di salah satu kantor induk olahraga Kota Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan sepekan terakhir.

Ada tempat khusus yang disiapkan bagi pengurus yang masih gemar merokok. Ya, itu diluar ruangan Kantor KONI. Kamis (19/9) jejeran kursi luar ruang kantor KONI terlihat dipenuhi pengurus yang ingin merokok.

Termasuk Ketua KONI Kota Bekasi, Abdul Rosyad Irwan berada di jejeran kursi tersebut, untuk sekadar menghabiskan sisa roko yang dihisapnya.

Kepada Radar Bekasi, Ketua KONI yang akrab disapa Bang Yan itu menyadari bahwa sebagai insan olahraga, memang sudah sepatutnya untuk memberikan contoh. Sehingga diberlakukannya aturan tersebut. ”Awas kalau merokok didalam. Pokonya saya tindak,” katanya.

Sanksi mulai dari teguran, peringatan keras hingga dikeluarkan dari grup pengurus dilakukan sebagai bentuk komitmen menjalankan aturan tersebut.
”Ada yang sudah saya keluarkan dari grup. Pengeluaran sendiri, dibatasi beberapa hari. Maksimal sepuluh hari,” lanjutnya.

Lanjutnya, pengurus yang membiarkan tamu merokok di dalam ruangan juga akan diberikan sanksi. Tentunya, hal itu agar dipahami sekaligus dijalankan semua pengurus dan semua tamu yang datang.

Dilokasi yang sama, Sekretaris Umum Asosiasi Futsal Kota (AFK) Bekasi, Abdul Hakim mengaku aturan tersebut memang sudah sepatutnya diterapkan. Bahkan kata dia, salah satu pengurus ada yang terkena sanksi karena melanggar.

”Iya, sudah ada yang dikeluarkan dari grup. Maklum, karena baru, jadi masih ada yang tidak tahu. Kurang lebih, larangan merokok sudah dijalankan satu minggu,” katanya.
Hakim menjelaskan penerapan larangan merokok didalam ruangan memang baik diterapkaan di salah satu kantor induk olahraga sebagai bentuk contoh membudayakan hidup sehat. (dan)

Tags
Close