CikarangOtomotif

Pemkab Luncurkan Mobil Kancil Rancangan Koanda

Moda Transportasi Ramah Lingkungan untuk Warga Perumahan

AKAN DILUNCURKAN: Warga melihat kendaraan Koanda di Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/9). Kendaraan itu akan diluncurkan untuk masyarakat. IST/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Perhubungan meluncurkan Mobil Kancil Koanda, angkutan umum yang disebut ramah lingkungan. Simak Laporannya.

Dua unit mobil terparkir pada peringatan Hari Perhubungan Nasional di Plaza Pemkab Bekasi, Kamis (19/9). Warnanya merah dan biru. Mobil itu namanya mobil kancil.

Di pintu bagian depan sebelah kanan terdapat tulisan Organda Kabupaten Bekasi berikut logo. Sementara, di kaca bagian belakangnya juga terdapat tulisan yakni Koanda berikut logo.

Mobil yang memiliki empat roda ini memiliki lebar 130 sentimeter dan panjang 270 sentimeter. Kapasitasnya hanya untuk empat orang berikut satu orang sopir dengan bobot 450 kilogram.

Untuk spesifikasi, mobil kancil merk Bajaj Qute itu hanya menggunakan mesin 220 cc. Sementara transmisinya menggunakan sequential lima percepatan seperti halnya motor bebek.

Pengendara hanya perlu memindahkan gigi dengan mendorong tuas ke depan tanpa harus menginjak kopling. Mesinnya sendiri memiliki teknologi closed loop injection dengan tiga buah busi dalam satu silinder.

Moda transportasi ini rencananya akan digunakan untuk pelayanan transportasi di lingkungan perumahan yang ada di Kabupaten Bekasi.

Ketua Koanda Kabupaten Bekasi, Yaya Ropandi, mengatakan, mobil kancil akan sangat cocok digunakan sebagai transportasi di komplek perumahan. Khususnya, ketika musim hujan karena penumpang tak terkena hujan. Menurut dia, hingga saat ini perumahan yang ada di Kabupaten Bekasi belum terjamah angkutan umum.

”Kehadiran mobil kancil ini bisa mengangkut para warga perumahan yang ingin menuju ke Stasiun, Terminal atau ke lokasi yang ada angkutan umumnya. Jadi ini kita akan usulkan ke Dishub Kabupaten Bekasi agar diproses perizinannya,” katanya kemarin.

Yaya menuturkan, usulan kendaraan mobil kancil ini berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 117 Tahun 2017 tentang Angkutan Tidak Dalam Trayek. Di antaranya angkutan sewa, angkutan karyawan dan antar jemput.

”Harapan kita kendaraan ini bisa segera beroperasi karena muatannya bisa dua sampai tiga orang. Sedangkan ojek cuma bisa angkut satu orang saja,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, menuturkan, moda transportasi jenis mobil kancil diluncurkan untuk mendukung kawasan industri serta perumahan yang ada di Kabupaten Bekasi.

”Adanya mobil kancil bertujuan untuk menjaga stabilitas polusi udara, selain itu juga memberikan pelayanan kepasa masyarakat dari aspek transportasi,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna, menuturkan mobil kancil rencananya akan dioperasikan di seluruh perumahan di Kabupaten Bekasi sebagai angkutan ramah lingkungan.

Namun kendaraan tersebut, kata dia, saat ini belum dapat beroperasi sebab masih dalam proses pengkajian untuk operasional. ”Jadi beroperasi hanya di lingkungan perumahan tidak sampai jalan protokol,” katanya.(*)

Close