MetropolisPemkot

Pemkot Helat Lomba Desain Kemasan

Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM

TINJAU PRODUK: Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto (kedua kanan) didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Abdilah Hamta (ketiga kanan) meninjau produk UMKM pada acara lomba desain dan kemasan makanan dan minuman UMKM Kota Bekasi di Pasar Proyek Trade Center, Jalan Juanda, Bekasi Timur, Kamis (19/9). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RadarBekasi.id – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Koperasi dan UKM menghelat lomba desain kemasan produk makanan dan minuman hasil karya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bekasi.

Sedikitnya ada 90 pelaku UMKM yang mengikuti lomba tersebut. Mereka menampilkan berbagai macam hasil produksinya dengan kemasan menarik.

Agenda tersebut juga dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Kota Bekasi. Kegiatan berlangsung di Pasar Proyek Trade Center Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi, Kamis (19/9).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Abdillah Hamta menjelaskan, pihaknya menargetkan sebanyak 120 pelaku usaha UMKM terlibat. Namun dengan partisipasi 90 peserta dijelaskannya sudah mewakili sekitar 70 persen UMKM dari cluster makanan dan minuman.

”Ya itu sudah menunjukan bahwa pelaku UMKM yang ada di Kota Bekasi sangat antusias,” katanya.

Lanjut dia, dengan diadakannya lomba desain produk dan kemasan dapat mendorong daya saing produk UMKM yang ada di Kota Bekasi, sehingga tidak kalah saing dengan produk yang marak di pasaran.

Lanjut Abdillah, untuk legalitas tidak menjadi acuan dalam penilaian desain produk, penilaian hanya menilai desain dan kemasan saja.

”Kalau seumpamanya nanti pada saat memunculkan displaynya ada kelengkapan legalitas itu ada penilaian sendiri. Tetapi kalau seandainya tidak memiliki legalitas tetap akan ada penilaian. Cuma memang lebih besar penilaian yang mempunyai legalitas,” ucapnya.

Lebih jauh, kata dia, diadakanya lomba desain kemasan juga melihat sumberdaya, masalah pembiayaan UMKM hingga akses promosi.

Pihaknya mencoba melihat permasalahan satu persatu. Hasil evaluasi UMKM di wilayah Kota Bekasi perlu peningkatan daya saing, sehingga dihelat lomba sebagai ajang promosi dan peningkatan produk serta SDM.

”Ya, ketika daya saing ini meningkat otomatis produksi meningkat serta penjulan dan pelaku-pelaku UMKM akan meningkat, seperti itu,” jelasnya.

Pihaknya juga mendorong, kedepan lebih banyak lagi pelaku UMKM dan pelaku-pelaku usaha makanan dan minuman binaan dinas Koperasi dan UKM bisa ikut serta dalam kegiatan tersebut.

”Bukan semata-mata karena hadiah, tetapi saya pastikan ketika ini sudah menjadi juara diberikan kesempatan ikut pameran di luar kota, dan perlu saya ingatkan lagi kegiatan ini tidak menggunakan APBD,” ungkapnya.

Lomba desain kemasan produk makanan dan minuman dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Tri juga sempat melihat-lihat desain kemasan hasil karya para pelaku UMKM di Kota Bekasi.

Orang nomor dua di Kota Bekasi ini mengunjungi satu-persatu stand peserta lomba desain kemasan. Tri juga memamerkan desain kemasan para pelaku UMKM yang ikut serta dalam lomba tersebut.

Tri mengatakan, kegiatan tersebut bisa menjadi wadah pelaku UMKM dalam rangka memperkenalkan produk dan kemasannya. ”Tentunya harapan saya kegiatan ini menjadi nilai tawar yang lebih baik dari produk aslinya,” ujar Tri.

Jika dikemas dengan baik, kata Tri, dapat menarik pembeli dan meningkatkan daya saing produk UKM, sehingga bisa meningkatkan penjualan produk.

”Inovasi inilah yang harus terus ditingkatkan agar hasil produk dari UMKM bisa merambah pasar luar kota mau pun mancanegara,” imbuhnya. (adv/pay)

Close