Berita UtamaCikarangLingkungan

Pemprov Bentuk Tim Bersih Sungai

DISELIMUTI SAMPAH: Warga melihat kondisi aliran Kali Jambe yang dipenuhi tanah di Perumahan Jatimulya, Regency Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/9). ARIESANT/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Pemprov Jawa Barat membentuk tim bersih sungai untuk mengatasi pencemaran lingkungan di sejumlah sungai di Jawa Barat, termasuk di kota dan Kabupaten Bekasi. Hal itu menyusul maraknya penumpukan sampah yang terjadi selama beberapa waktu kebelakang.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, dirinya sudah mengeluarkan surat keputusan (SK) untuk tim bersih sungai.

”Besok saya akan rapat dengan Ombudsman RI di Jakarta. Saya sudah putuskan minggu lalu bikin tim khusus terkait persampahan dan pencemaran sungai yang kerap mengemuka, khususnya di Bekasi,” kata dia usai menghadiri Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2019 di Komplek Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis (19/9).

Lelaki yang karib disapa Kang Emil ini mengatakan, sejauh ini Kota dan Kabupaten Bekasi telah melaporkan peristiwa pencemaran sungai yang kerap terjadi.

Teranyar adalah pencemaran lingkungan di Kali Bahagia, Kali Jambe dan Kali Bekasi. Tiga sungai atau kali tersebut dipenuhi sampah dan diduga tercemar limbah B3.

”Bekasi sudah melaporkan. (Sampah) yang ada di sungai Kabupaten Bekasi kan kiriman ya dari kota/kabupaten sebelah. Harus berbagi tanggung jawab juga jangan dibebankan ke hilir kan begitu ya. Kebagian ketempuannya Kabupaten Bekasi, tapi kita harus adil, kita akan cek lebih dalam,” ungkapnya.

Pemprov Jabar, kata Kang Emil, mendukung dan membantu penyelesaian kasus pencemaran lingkungan yang terjadi di kota/kabupaten di Jawa Barat.

”Citarum sudah. Jadi setiap sungai yang punya masalah lingkungan kita akan bikin teori pentahelix. Jadi diselesaikan melalui tim khusus per sungai-sungai tertentu,” katanya.(enr/pojokjabar)

Close