MetropolisTransportasi

Dishub Tetapkan Tarif Transpatriot

PDMP Masih Uji Lapangan

PENETAPAN TARIF: Penumpang turun dari Bus Transpatriot di Perumahan Wisma Asri, Bekasi Utara, Jumat (20/9). Dinas Perhubungan Kota Bekasi resmi menetapkan tarif atas dan tarif bawah untuk dua koridor baru Transpatriot Vida Bantargebang-Sumarecon Bekasi dan Wisma Asri-Sumber Artha. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RadarBekasi.id – Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) sudah menerima penetapan tarif untuk bus Transpatriot koridor dua dan tiga dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi.

Tarif tersebut dibagi kedalam dua koridor, koridor dua dengan rute Vida-Summarecon Bekasi tarif bawah ditetapkan Rp5.500, sementara tarif atas Rp11.000.

Koridor tiga dengan rute Sumber Artha-Wisma Asri tarif bawah ditetapkan Rp6.000, sementara tarif atas ditetapkan Rp11.500.

Atas ketetapan yang diterima melalui surat keputusan Kepala Dishub nomor 551/1846-DISHUB, PDMP masih melakukan uji petik dilapangan untuk memutuskan tarif yang akan berlaku pada dua koridor tersebut.

”Ketetapan yang akan diberlakukan saat ini tim teknis PDMP divisi Transpatriot masih melakukan uji petik dilapangan untuk menetapkan tarif yang sebenarnya untuk diberlakukan,” kata Humas PDMP, Iqbal Daud, Jumat (20/9).

Pemberlakuan tarif kepada masyarakat untuk bus Transpatriot dua koridor tersebut baru akan dilakukan pada pekan depan. Saat ini PDMP masih melakukan skema penarikan tarif yang akan diberlakukan.

Terpisah, Kabid Angkutan Dishub Kota Bekasi, Fatikhun menjelaskan bahwa bus di dua koridor ini non subsidi, untuk itu diberlakukan tarif atas dan tarif bawah.

Tarif ini sudah ditetapkan sejak awal pekan lalu. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya untuk penetapan tarif oleh PDMP selaku pengelola bus Transpatriot.

”Kalau pelaksanaan kita serahkan sepenuhnya kepada PDMP, kita pemerintah hanya bertugas menetapkan tarif itu supaya menyesuaikan di masyarakat,” kata Fatikhun.

Pantauan Radar Bekasi beberapa bus Transpatriot di dua koridor tersebut nampak lengang. Sebelumnya Iqbal menjelaskan sejumlah kendala masih dialami di dua rute tersebut diantaranya adalah lalu lintas yang cenderung padat akibat pembangunan di sejumlah titik di Kota Bekasi. (sur)

Related Articles

Back to top button