Politik

Nama Wabup Tak Kunjung Diusulkan, Pemprov Jabar Berkirim Surat

Radarbekasi.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Bekasi meminta, DPD Partai Golkar segera melakukan rapat koalisi untuk menentukan dua nama calon wakil bupati (cawabup) Bekasi.

Hal tersebut setelah adanya surat dari Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Jawa Barat, Daud Achmad, meminta laporan perkembangan pengisian jabatan wakil bupati Bekasi, yang dikeluarkan pada tanggal 7 Oktober 2019 lalu.

”Dalam surat ini ada poin yang menyatakan agar segera rapat dengan partai koalisi. Kalau saya meminta agar segera dilakukan rapat, jangan menunggu lagi, dan kami masih menunggu jawaban,” ujar Sekjen DPC Hanura Kabupaten Bekasi, Agus Nur Hermawan, Selasa (8/10).

Disinggung mengenai perubahaan dua nama yang direkomendasikan sebelumnya, menurut Agus, untuk sementara surat rekomendasi tersebut masih berlaku, karena tidak ada batasnya. Kalau dibilang ditolak oleh bupati, ia beranggapan, bukannya ditolak, hanya belum memberikan jawaban saja.

”Misalkan bupati menolak rekomendasi atas dua nama tersebut, kami belum menerima surat penolakannya seperti apa. Kalau saya melihatnya bukan ditolak, tapi bupati belum ngasih jawaban saja. Misalkan ditolak, kami minta jawaban tertulis dari bupati,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Bekasi periode 2019-2019, Son Haji menuturkan, surat itu sama dengan surat dari DPRD sebelumnya, dan surat ini akan dibalas sesuai dengan mekanisme yang ada.

”Ya, seperti surat dari DPRD waktu itu. Kami akan balas, tapi untuk sekarang memang belum dibalas,” ucapnya melalui aplikasi WhatsApp.

Diakui Son, selama dirinya masih menjabat sebagai Sekjen belum ada berkas ataupun usulan nama bakal cawabup Bekasi yang masuk dari partai koalisi. ”Hingga saat ini bupati belum menerima usulan resmi cawabup dari partai koalisi,” beber Son.

Sementara itu, DPD PAN Kabupaten Bekasi, menyebut sudah menyerahkan surat rekomendasi dua nama cawabup ke ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Eka Supria Atmaja, yang juga sebagai Bupati Bekasi, pada tanggal 23 September 2019 lalu.

PAN sebagai salah satu partai koalisi memberikan rekomendasi untuk cawabup kepada Ahmad Marjuki dan Tuti Nurcholifah Yasin. Walaupun sebelumnya dua nama ini banyak menu kontra dari kalangan masyarakat Kabupaten Bekasi.

”Dua nama yang kami usulkan sesuai hasil rapat koalisi,” terang Sekjen DPD PAN Kabupaten Bekasi, Roy Kamarulah kepada Radar Bekasi, belum lama ini.

Roy mengaku, selama ini belum menyerahkan surat rekomendasi dua nama cawabup ke Partai Golkar, mengingat sebelumnya belum ada kejelasan siapa yang menjadi ketua DPD Golkar. Namun untuk sekarang sudah ada ketua definitif, baru surat rekomendasi diserahkan.
”Sebelumnya kami bingung mau menyerahkan ke siapa, karena rekomendasi ini sangat berharga, sedangkan ketua DPD Golkar belum ada kejelasan. Kalau sekarang sudah jelas ketua nya siapa, baru kami serahkan,” tandas Roy.

Saat ditanya dua partai koalisi lain sudah menyerahkan rekomendasi apa belum?, Roy tidak tahu mengenai hal tersebut, karena sudah hampir dua minggu tidak ada komunikasi antar partai koalisi.

”Kebetulan saya kalau sama Nasdem dan Hanura beberapa hari ini tidak ada komunikasi. Hampir dua minggu ini. Tapi saya sudah sampaikan agar segera diserahkan,” pungkasnya. (pra)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close