Berita UtamaOlahraga

PGI Hentikan Persiapan PON

Golf
ILUSTRASI: Salah satu atlet Kabupaten Bekasi Rayi Geulis Zullandari ketika masih menjalankan persiapan PON di lapangan Golf Jabebeka.IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Tidak masuknya cabang olahraga (cabor) golf dari 37 cabor yang ditetapkan tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua, pengurus cabang (pengcab) geram.

Apalagi, bagi pengcab yang atletnya sudah menjalani persiapan matang untuk tampil di olahraga multi event empat tahunan tingkat nasional tersebut.

Hal itu juga dirasakan pengcab Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten Bekasi. Mereka mempertanyakan alasan pencoretan golf yang sebelumnya sudah menjalankan babak kualifikasi (BK). Sejauh ini mereka memilih menghentikan persiapan atlet di PON.

”Iya, Golf di coret. Sebelumnya pembahasan masih ada. Gak tau karena lobi pengurus pusat atau dikarenakan kepentingan tuan rumah yang mendasari pencoretan ini,” ujar Ketua Pengcab PGI Kabupaten Bekasi, Erwin Zulkarnaen kepada Radar Bekasi, Senin (14/10).

Sejauh ini, belum ada jawaban resmi dari Pengda PGI Jabar terkait pencoretan Golf di PON. Kondisi itu membuat pengcab mengambil keputusan dengan menghentikan proses latihan atlet PON mereka.

”Pengda Jabar juga menanyakan ke pengurus pusat. Padahal, kita nunggu kejelasan juga soal atlet. Tapi, kita sudah putuskan untuk tidak menjalankan persiapan, dan menunggu arahan pengda saja kedepannya gimana,” bebernya.

Ketegasan Panitia Besar (PB) PON Papua, kata Erwin patut dipertanyakan. Pasalnya golf sudah menjalankan babak kualifikasi yang merupakan tahapan atlet daerah untuk tampil di PON.

”Heran, sebelumnya masuk, tiba-tiba berubah total dan terkesan mendadak,” ucapnya.
Jika alasan venue dijelaskannya tidak masuk akal. Pasalnya hal itu sudah diantisipasi.

”Apa yang mesti dipersiapkan lagi?, karena untuk lapangan juga sudah ada di Timika, Papua. Ibaratnya kalaupun PON besok bertanding, golf sudah bisa karena sudah memenuhi semua persiapan PON,” lanjutnya.

Dia menduga, tidak adanya pegolf potensial dari tuan rumah mendasari pencoretan cabor golf di PON.

”Tim golf Papua memang kurang meyakinkan untuk bisa mendulang emas sebab saya analisas selama ini, pemain yang di rekrut papua dalam kejuaraan di Kejurnas tidak meyakinkan. Menurut saya, alasannya untuk apa diselenggarakan kalau tidak mendapat kontribusi,” bebernya.

Kabar tersebut, kata Erwin, menjadi sorotan pengcab, pengda hingga klub. ”Makannya perencanaan dan realisasi semua program di-cancel,” tukasnya. (dan)

Tags
Close