Politik

PKS Berharap Satu “Gerbong” dengan Gerindra

Radarbekasi.id – Rencana bergabungnya Partai Gerindra ke Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan ini jadi ramai dibicarakan, banyak menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi, Muhammad Nuh mengungkapkan, tentunya semua keputusan dari partai lain harus dihormati, walaupun setiap keputusan ada resikonya, salah satunya resiko ketidak kepercayaan publik yang harus dituntaskan oleh pengambil kebijakan.

“Keputusan itu pastinya sudah dilakukan kajian sebelumnya, walaupun sebagai kebijakan umum beroposisi juga sesuatu yang mulia loh. Apa lagi masyarakat ini sedang membutuhkan akses politisi yang membela kepentingan masyarakat,” ucap Nuh saat dihubungi melalui telepon, belum lama ini.

Walaupun sebenarnya, kata Nuh, PKS masih mengharapkan Gerindra satu gerbong dengan PKS, yakni opisisi, itu membutuhkan kekuatan. “Kalau secara normatif maupun persahabatan dengan Gerindra, kami masih mengharapkan Gerindra tetap opisisi, agar lebih kuat untuk membela kepentingan rakyat,” terang Nuh.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Nugraha Hamdan, dirinya menyerahkan semua itu ke Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, karena tentunya keputusan yang diambil sudah dipikirkan secara matang.
“Semua keputusan yang diambil dalam politik itu sudah pasti ada plus minusnya, dan tentu itu sudah dipertimbangkan. Kami ikut saja keputusan ketua umum,” kata Nugraha saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (15/10).

Menurutnya, apabila Partai Gerindra bergabung ke pemerintah, bukan berarti tidak bisa mengeritik. Seperti yang terjadi di Kabupaten Bekasi, walaupun hubungan dengan eksekutif baik, tapi kritik masih terus dilakukan jika ada yang kurang pas.

“Secara ketatanegaraan, kita tidak ada yang namanya oposisi. Karena sebenarnya, bahasa oposisi itu tidak ada dalam konsitusi. Jadi, walaupun rencana tersebut nantinya terjadi, Gerindra masih bisa mengkritik,” tuturnya.
Kendati demikian, Nugraha mengaku, tentunya dengan adanya rencana tersebut, sudah pasti akan ada dampak yang terjadi. Khususnya di Kabupaten Bekasi, namun itu bisa diimbangi dengan kinerja yang baik dari para anggota dewan terpilih Partai Gerindra.

“Saya rasa dampak dari perubahaan itu sedikit banyaknya akan ada. Tapi balik lagi, itu tidak akan berdampak signifikan, terutama jika diimbangi dengan kinerja dewan yang ada di Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman menegaskan, karena negara ini harus maju ke depan, siapa pun harus bekerja sama. Artinya, rencana Partai Gerindra masuk ke pemerintah tidak ada masalah, itu bagus.
“Buat kami rencana itu bagus, karena untuk memajukan negara ini semua pihak harus bekerja sama,” imbuhnya.

Bicara di Kabupaten Bekasi, tambah Soleman, PDI Perjuangan dan Gerindra sudah sepakat jalan bareng. “Kami (PDIP) di Kabupaten Bekasi dengan Gerindra sudah sepakat jalan bareng. Kebetulan di Kabupaten Bekasi, PDIP dan Gerindra sama-sama oposisi. Artinya, untuk memajukan Kabupaten Bekasi, kami akan jalan bersama dengan teman-teman Gerindra,” pungkasnya. (pra)

Tags
Close