Berita UtamaPolitik

Ketua DPRD Apresiasi Sikap ’Gentle’ Sholihin

Radarbekasi.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Choiruman Juono Putro, mengapresiasi sikap gentle Anggota Fraksi Golkar Persatuan, Sholihin yang secara langsung menyampaikan klarifikasi terkait adanya ucapan negatif karena kecewa pada saat pembahasan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), Jumat (4/10) lalu.

Menurutnya, dengan menjaga keharmonisan di legislatif, sehingga kinerja dewan disemua fraksi bisa lebih optimal.

”Yang bersangkutan sudah menyampaikan klarifikasi. Saya apresiasi atas kejujuran dan keterbukaan dalam menanggapi kritikan rekan-rekan dewan lainnya,” kata Choiruman kepada Radar Bekasi, Rabu (16/10).

Ia pun berharap, setiap anggota dewan dapat menjaga marwah dan etika dalam berbicara di depan publik, terlebih di depan forum sidang paripurna DPRD.

”Seperti apapun situasinya, harus bisa menahan emosi, karena yang menjaga marwah lembaga DPRD ini adalah pimpinan dan anggota dewan juga,” imbuhnya.

Ketika ditanyakan mengenai alasan sehingga Sholihin melontarkan kalimat negatif, Choiruman enggan berspekulasi. Ia pun menyarakan untuk langsung membahas nya dengan Fraksi Golkar Persatuan DPRD Kota Bekasi.

Namun, dirinya tidak menampik, bahwa adanya unsur kekecewaan mendasari terlontarnya kalimat tidak mengenakan di tataran dewan.

”Sebaiknya, bila ada hal yang tidak berkenan dalam rapat, disampaikan saja dalam forum. Sehingga dapat dibahas Bersama dengan pimpinan maupun anggota dewan yang lain,” sarannya.

Namun, jika dilihat dari unsur politik, hubungan antar fraksi tidak ada masalah. Bahkan, seperti yang disampaikan Ketua Fraksi Golkar Persatuan, Daryanto, untuk pengambilan keputusan di DPRD bersifat kolektif kolegial, dan diputuskan secara bersama.

”Sudah dapat disimpulkan, bahwa AKD telah disepakati oleh semua pihak, dan tidak ada lagi yang menjadi kendala bagi pelaksanaan tugas kedewanan saat ini,” terang Choiruman.

Di lain tempat, klarifikasi ucapan kekecewaan disampaikan anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Persatuan, Sholihin. Kata dia, terlontarnya kata kurang baik saat proses sidang pemilihan AKD, tidak ditujukan pada fraksi atau partai manapun.

Sholihin pun tidak bisa memungkiri, imbas dari ungkapan kekecewaannya itu sempat menjadi sorotan dari sejumlah politisi. Dalam hal ini, Sholihin menjelaskan, bahwa reaksi kekecewaan itu muncul secara spontan.

”Iya, saya sudah menyampaikan permohonan maaf. Apalagi ungkapan rasa kecewa itu tidak ditujukan kepada partai maupun perorangan,” tandas politikus PPP ini. (dan)

Tags
Close