Berita UtamaPolitik

Eka Tak Serius Bentuk Pengurus Baru

Radarbekasi.id – Ketua formatur sekaligus Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Eka Supria Atmaja, dinilai tidak serius dalam menentukan kepengurusan DPD Golkar Kabupaten Bekasi periode 2019-2024. Sebab, pasca-Musyawarah Daerah (Musda) yang dilakukan pada Rabu (18/9) lalu, sampai saat ini belum dilakukan pembentukan pengurus DPD Golkar.

Sekretaris formatur, Amin Fauzi mengatakan, dalam pembentukan kepengurusan ini, tim formatur hanya tinggal menunggu undangan dari ketua formatur. Walaupun sebenarnya, untuk waktu pembentukan sudah ditargetkan selama dua minggu, dan sekarang sudah lewat.

”Sampai saat ini, kami belum ada rumusan untuk membahas pembentukan kepengurusan. Saya tidak bisa berbuat banyak, karena semua keputusan ada di tangan ketua formatur,” beber Amin saat ditemui Radar Bekasi, Kamis (17/10).

Sebagai perwakilan DPD Golkar Jawa Barat, Amin mengaku, sudah melaporkan hal ini kepada Ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi. Mengingat pembentukan kepengurusan ini harus segera dilakukan, karena apabila tidak ada pengurus, maka Golkar tidak bisa melakukan berbagai kegiatan.

”Saya sudah laporkan ke Pak Dedi Mulyadi, bahwa formatur belum rapat sampai saat ini. Kalau tidak cepat diambil langkah Golkar staknak tidak melakukan apa pun, karena keputusan-keputusan partai harus ditandatangani pengurus. Salah satunya untuk pengelolaan dana Bantuan Politik (Banpol),” tuturnya.

Amin mengaku, belum lama dirinya ini bertemu dengan ketua formatur. Dalam kesempatan itu, beliau berjanji akan mengundang seluruh anggota formatur untuk merapatkan barisan sekaligus membahas masalah komposisi pengurus DPD Golkar Kabupaten Bekasi periode 2019-2024.

”Sebelumnya Pak Eka titip pesan, bahwa dia masih sibuk kunjungan-kunjungan yang harus dilakukan sebagai Bupati Bekasi. Makanya belum diadakan rapat formatur, tapi infonya Minggu ini akan diundang rapat formatur,” bebernya.

Pria yang juga menjabat wakil ketua DPD Golkar Jawa Barat ini menyarankan, harus ada perombakan dalam kepengurusan DPD Golkar Kabupaten Bekasi. Hanya saja, ia tidak bisa memastikan berapa pengurus yang akan dirombak.

”Memang harus ada perombakan pengurus. Kira-kira siapa yang punya basis masa, dan memiliki visi misi untuk memajukan partai, itu yang harus diutamakan masuk dalam kepengurusan partai,” tegasnya. (pra)

Tags
Close