Berita UtamaMetropolis

Warning BUMD Tak Produktif

RadarBekasi.id – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi berencana melakukan evaluasi menyeluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bekasi.

Minimnya kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk didalamnya pertanggungjawaban terhadap penyertaan modal yang diberikan setiap tahun jadi perhatian.

Tidak hanya itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied mempersoalkan pelayanan maupun hasil produksi yang belum maksimal. Contohnya, PDAM baik Tirta Patriot (TP) maupun PDAM Tirta Bhagasasi (TB) yang masih memiliki pelanggan diwilayah Kota Bekasi.

”Ini yang harus dipertanyakan, karena ini kan bukan barang yang baru satu dua tahun, ini semenjak adanya Kota Bekasi. Dengan jumlah 2,7 juta sangat riskan, masa keluhan dari seluruh warga masyarakat itu-itu aja,” terang Muin kepada Radar Bekasi, Kamis (17/10).

Bicara seputar kontribusi BUMD di Kota Bekasi terhadap PAD, menurut catatannya hingga saat ini belum ada yang mencapai target PAD. Bahkan beberapa diantaranya belum memberikan kontribusi, padahal sudah diberikan penyertaan modal.

Pihaknya akan membuka dan memecahkan apa yang sebetulnya menjadi persoalan. Beberapa persoalan yang diinventarisir diantaranya berkaitan dengan tata kelola hingga Sumber Daya Manusia (SDM) didalam BUMD.

Dalam kesempatan tersebut, Muin berencana untuk meluruskan perjalanan pemisahan aset antara PDAM TP dan PDAM TB yang selama ini belum menemui titik temu.

”Nah apa sebenernya sebab musababnya, karena ini kan sudah cukup lama, kita kan ingin tahu nih, apakah ini keinginan kedua pemerintah sendiri kah, apakah keinginan dari Dirut PDAM sendiri yang nggak mau,” lanjut Muin.

Lanjut politisi PAN ini, jika kedua pemerintah baik Kota maupun Kabupaten Bekasi sudah bersedia, selanjutnya tinggal persetujuan dari DPRD untuk pemisahan aset keduanya.

Perjalanan pemisahan aset keduanya menjadi salah satu poin penting yang akan dibahas. Pasalnya, perjalanan pemisahan aset dinilai ’kusut’ dan belum menemui hasil kesepakatan. (sur)

Close