Pemkot

Dinsos Monitor Keberadaan PMKS

Lakukan Pembinaan di Rumah Singgah

RadarBekasi.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi, Ahmad Yani, memaksimalkan peran instansinya agar Kota Bekasi bebas dari gelandangan dan pengemis (Gepeng) atau penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Sejumlah pengawasan dan razia dilakukan disejumlah titik siang dan malam hari. Pasalnya kata dia keberadaan mereka kerap dijumpai dan beraktivitas tidak hanya siang namun juga malam hari.

Ahmad menambahkan, aktivitas PMKS pada malam hari bukan berarti di diamkan, tetap akan di tindak tegas. Pihaknya bersama dengan Satpol PP memaksimalkan pengawasan dilapangan.

“Itu sudah menjadi SOP, tindakan pertama memberikan pembinaan dan kedua kita usahakan bagaimana mereka bisa kembali ke keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, PMKS di Kota Bekasi berasal dari daerah lain. Mereka yang terjaring razia dan dipulangkan ke daerah asal, kerap kembali ke Kota Bekasi dengan berbagai alasan.

”Ya sudah kita antar ke daerahnya tetapi balik lagi, satu dua bulan kemudian mereka balik lagi,” ucapnya.

Kata dia, sempat ada satu anak jalanan di adopsi dan disekolahkan serta diberi fasilitas yang lebih baik namun tetap kembali ke jalan.

”Padahal semua disediakan dan gratis tetapi mereka ingin bebas, kita tetap menindak,” jelasnya.

Pihaknya juga sudah menyiapkan rumah singgah. Didalamnya program pendidikan dan sejumlah fasilitas diberikan. Namun setelah pembinaan di rumah singgah tidak ada perkembangan pihaknya juga akan menghubungi aparatur di daerah asal PMKS yang terjaring.

”Setiap hari saya lakukan monitor dilapangan, kecuali malam itu biasanya ada Satpol PP. Saya tetap akan melakukan monitor setiap hari agar Kota Bekasi benar-benar menjadi kota yang layak,” ungkapnya. (pay/adv)

Close