Cikarang

Satpol PP Berkilah

RadarBekasi.id – Satpol PP Kabupaten Bekasi berkilah terkait dengan penertiban bangunan liar (bangli) yang ada di sepanjang Kali Bahagia, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan.

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna mengaku perlu melakukan kajian terkait dengan kewenangan pihaknya untuk melakukan peneritban bangli yang berdiri di sepanjang kali yang kembali dipenuhi sampah tersebut.

Padahal sebelumnya, Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dody Agus Suprianto, mengungkapkan, bahwa sudah ada kesepakatan agar Satpol PP membongkar bangli yang ada di Kali Bahagia. Bahkan, sudah ada draf hasil keputusan rapat.

Kendati demikian, kata Yana, pihaknya perlu melakukan analisa terkait dengan hal tersebut. Karena, dia belum mengetahui pasti apakah pihaknya memiliki kewenangan untuk menertibkan bangunan yang berdiri di atas tanah negara.

Selain itu, pihaknya juga belum mengetahui apakah warga yang tinggal di atas tanah negara tersebut memiliki izin dan sertifikat.

”Saya berpikir negara mempunyai aparat, sedangkan kami perangkat daerah, jadi untuk kepemilikan itu apa yang sudah dimiliki mereka. Jangan sampai kejadian ketika bangunan kita tertibkan, ternyata mereka punya hak atas tanah atau sertifikat. Seperti yang terjadi di penertiban bangli di Tegaldanas,” katanya belum lama ini, Sabtu (19/10).

Kendati demikian, pihaknya siap jika untuk melakukan penertiban jika diintruksikan bupati Bekasi.

”Sampai saat ini belum bisa melakukan penertiban. Saya sedang mendalami dulu, karena saya sampaikan ke teman-teman silahkan kaji,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Suprianto, menuturkan, persoalan sampah yang ada di Kali Bahagia tidak akan terselesaikan selama bangunan liar yang ada dipinggir kali belum ditertibkan.

Dodi meminta Saptol PP segera membongkar bangli-bangli yang ada. Karena kalau tidak mereka akan terus-terusan membuang sampah ke Kali Bahagia.

”Baru satu bulan kita bersihkan sudah numpuk lagi. Kalau menurut saya untuk menyelesaikan masalah ini akar persoalannya harus diselesaikan dulu, yaitu bangli,” ujarnya.

”Sudah ada keputusan Satpol PP harus membongkar bangli. Intinya, selama bangli belum dibongkar, dan warga masih membuang sampah ke kali bahagia persoalan tidak akan terselesaikan, kemarin saja pas saya bersihin, masyarakat buang sampah ke tempat yang lagi dibersihin, saya lihat langsung,” sambung Dodi.(pra)

Close