Berita UtamaPolitik

Komitmen NKRI, Pancasila dan UUD

Heri Koswara Anggota DPR Provinsi Jabar

Herkos
ORIENTASI DEWAN: Anggota DPR Provinsi Jabar Dapil Kota Bekasi-Depok Heri Koswara (kanan) bersama peserta lain dalam kegiatan Orientasi Anggota DPR Provinsi yang diselenggarakan Kemendagri di Jakarta pada 4-7 November.ISTIMEWA FOR RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Jawa Barat Dapil Kota Bekasi-Depok, Heri Koswara mengikuti kegiatan Orientasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang dihelat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sejak 4-7 November besok.

Kegiatan orientasi Anggota DPR Provinsi masa bakti 2019-2024 ini diselenggrakan di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalibata, Jakarta. Menekankan pentingnya menyamakan persepsi antara legislatif dan eksekutif tentang tujuan pembangunan dan komitmen Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila, UUD dan Bhinneka Tunggal Ika.

”Fungsi strategis DPRD harus dibarengi dengan persamaan persepsi tentang NKRI, Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika dan pembangunan strategis yang bisa dirasakan masyarakat secara luas,’’ ungkap Heri Koswara, Anggota Komisi 5 DPR Provinsi Jawa Barat kepada Radar Bekasi, Selasa (5/11).

Pada kegiatan orientasi gelombang I ini, kata politisi PKS itu, sejumlah pembahasan penting diterima anggota legislatif (Aleg) bersama dengan aleg dari provinsi lain. ”Kegiatan ini lintas fraksi. Peserta dari Provinsi Jabar digabung dengan peserta dari Provinsi NTB, NTT dan Bengkulu,’’ ungkap Ketua DPD PKS Kota Bekasi ini.

Penggabungan peserta lintas fraksi dan provinsi dalam masa orientasi ini bukan tanpa alasan. Tujuannya tak lain agar peserta yang merupakan representasi para wakil rakyat memiliki persepsi yang sama tentang tujuan bernegara. ’’Itu salah satu output yang dituju,’’ imbuh politisi asal Jatiasih ini.

Selain itu, sambung mantan anggota DPRD Kota Bekasi tiga periode ini, materi yang juga diterima adalah tentang pengelolaan keuangan daerah. ”Disampaikan apa saja peran-peran yang dapat dilakukan anggota dewan bekerjasama dengan pemerintah daerah masing-masing untuk menyusun dan merencanakan keuangan daerah. Supaya pembangunan optimal dan dirasakan setiap masyarakat seluas-luasnya,” beber Ketua Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri (IKALUIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta Cabang Bekasi Raya ini.

Sekadar diketahui, orientasi ini diselenggarakan selama dua gelombang. Gelombang pertama 4-7 November 2019. Gelombang kedua dihelat pada 11-14 November 2019. DPR Provinsi Jawa Barat mengirim 60 peserta per gelombangnya. Peserta orientasi merupakan utusan dari masing masing fraksi.

’’PKS total ada 21 anggota dewan di Jabar. Sekarang yang mengikuti orientasi 11. Sisanya di gelombang kedua sebanyak 10 orang,” tambah Heri yang menyebut kegiatan ini sangat penting bagi para legislator tentang komitmen NKRI berdasarkan UUD 1945.

Heri sendiri mengakui, kegiatan orientasi ini penuh manfaat bagi dirinya yang baru pertama kali mewakili konstituen dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Bekasi-Depok di DPRD Provinsi Jawa Barat.

’’Kemampuan mengawal aspirasi, mengikuti masa reses hingga pembahasan APBD dengan eksekutif nanti dapat semakin baik dan meningkat,’’ tandasnya. (dan/***)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close