Berita UtamaCikarangPelayanan

Pemohon SIM Meningkat Gegara Operasi Zebra

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemohon pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) mengalami peningkatan karena adanya Operasi Zebra Jaya 2019 di Kabupaten Bekasi. Demikian disampaikan Kepala Sub Unit Pelayanan Sim Polres Metro Bekasi, Ipda A. Jose B.

Dia mengatakan, pemohon SIM sebelum pelaksanaan operasi zebra hanya berkisar 100-150 orang per hari. Namun, saat operasi tersebut dilaksanakan, pemohon sim meningkat menjadi 200-250 orang/hari.

“Adanya operasi zebra sangat mempengaruhi peminat pemohon,” ujar Jose, saat ditemui di kantor pelayanan sim, Delta Mas, Desa Sukamahi, kemarin  (06/11).

Dia mejelaskan, tidak semua pemohon lulus dalam ujian SIM. Karena, dalam proses pembuatan SIM terdapat ujian teori dan ujian berkendara.

Kendati demikian, pihaknya mengapresiasi adanya peningkatan pemohon pembuatan SIM. “Karena hal ini merupakan bentuk kepatuhan masyarakat dalam berkendara,” katanya.

Operasi Zebra Jaya di Kabupaten Bekasi yang dimulai 23 Oktober 2019 resmi berakhir Selasa (5/11). Terdapat sebanyak 4689 kendaraan terjaring dalam operasi ini.

Wakil Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Komisaris Sri Supadmi, menjelaskan, dari angka itu, sebanyak 4105 di antaranya adalah pengendara roda dua.

Jumlah itu disebut-sebut meningkat dibandingkan Operasi Zebra Jaya 2018. Peningkatan itu, kata Sri, lantaran pola yang diterapkan berbeda.

”Tahun ini kita, 80-10-10 yang mana menitikberatkan kepada pola penindakan,” ucap Sri di Jalan Raya Lemahabang, Cikarang Utara, Selasa (5/11).

Pelanggaran lalu lintas terbanyak adalah melawan arus, tidak memiliki SIM atau STNK, dan tidak melengkapi perlengkapan berkendara. Ia tak menyebut jumlahnya secara rinci.

”Intinya dari pihak kepolisian, dari Satlantas Polres mengharapkan masyarakat tertib dan taat berlalu lintas. Hal tersebu mengurangi laka lantas khususnya menyebabkan korban jiwa,” ucapnya.(and/pjk)

Tinggalkan Balasan

Close