Berita UtamaBolaOlahraga

Persikasi Tatap Final

Taklukan Perses Sumedang 2-3

Persikasi-2
DUEL: Skuat Persikasi ketika berhadapan dengan skuat Perses Sumedang di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Rabu (6/11). DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Persikasi Kabupaten Bekasi memastikan langkah mereka ke babak final usai menaklukan Perses Sumedang 2-3 pada leg kedua semifinal Liga 3 Seri I Jawa Barat di Stadion Ahmad Yani, Sumedang, Rabu (6/11).

Dari hasil ini, Persikasi unggul agregat 4-2 atas Perses Sumedang, setelah sebelumnya menang 1-0 ketika bermain di Stadion Wibawamukti, Kabupaten Bekasi.

Pertandingan penentu sore kemarin, Persikasi Bekasi tampil dominan. Sayangnya, lini pertahanan Persikasi lengah pada akhir babak pertama sehingga harus kecolongan gol lebih dahulu.

Persikasi yang mengandalkan pemain depan, Angga Setiawan Afdal Yusra, cukup tampil energik. Beberapa kombinasi serangan yang mereka bangun cukup merepotkan tim Perses Sumedang. Bahkan, memaksa barisan pertahanan lawan melakukan tackling untuk menghentikan serangan lini depan Persikasi.

Persikasi sempat memiliki beberapa peluang pada menit ke-21, 31 lewat tendangan jarak jauh Angga Irawan. Sayangnya masih bisa di antisipasi kiper Perses Sumedang, Adi Gunawan.

Dibabak kedua, serangan Persikasi menurun. Bahkan, dimenit awal tim besutan Rici Vauzi kembali kebobolan. Kemampua individu Restu Dharmawan, lewat sepakan kerasnya dimenit 47 gagal diantisipasi kiper Persikasi, Bagus, skor berubah menjadi 2-0.

Namun gol Afdal Yusra pada menit 65 memecah kebuntuan Persikasi dan memperkecil ketinggalan. Persikasi kembali tampil menekan memanfaatkan turunnya fisik skuat Perses Sumedang.

Pada menit 68, Angga Irawan berhasil menyamakan kedudukan. Aksi individu Angga mampu mengecoh pemain belakang tim lawan dan sepakan kerasnya mampu menjebol gawang Perses Sumedang, skor imbang 2-2. Gol penentu kemenangan Persikasi tercipta pada menit tambahan waktu. Angga berhasil memanfaatkan bola reborn dari sepak pojok hingga skor berubah menjadi 2-3. Skor bertahan hingga pluit akhir dibunyikan.

Menanggapi hasil pertandingan, Pelatih Persikasi, Rici Vauzi menyatakan, gol diawal lantaran tim dinilai menganggap remeh lawan.

”Perses Sumedang memang memiliki karakter yang cukup menyusahkan. Hanya saja, tim kita sendiri memang kurang fokus. Kita menganggap remeh,” ujarnya pada Radar Bekasi.

Meski begitu, dibabak kedua tim bisa lebih fokus membangun komunikasi. Mereka mampu mengejar ketertinggalan, bahkan membalikkan keadaan jelang laga usai.

”Kita beruntung, bisa mengungguli pola serangan yang berat. Mungkin, fisik kita memang unggul,” tegasnya.

Dilokasi yang sama, Kapten Persikasi Angga Irawan menyatakan, pertandingan leg kedua cukup menegangkan. Mental tim sempat terganggu lewat gol pertama tim lawan. Namun dukungan suporter diakuinya dapat membangkitkan mental tim. ”Dukungan dari suporter kita semua cukup membantu,” ucapnya.

Sementara, Pelatih Perses Sumedang, Akan Muharam menyatakan, tim sudah berusaha maksimal. Capaian hingga semifinal menjadi pengalaman pertama Perses Sumedang.

“Kita sudah berusaha maksimal. Pengalaman pertama sepak bola Sumedang bisa sampai disini. Kita akui, perjuangan di region Jabar kita terhenti sampai disini untuk juara, kedepannya kita akan mempersiapkan tim lebih baik lagi,” katanya.

Selebihnya, kata dia, tim asuhannya memang sudah kehilangan fokus serta fisik menurun dibabak kedua. ”Mental anak-anak, yang lemah. Kemampuan sudah dikeluarkan dilapangan. Tapi apa daya dan kelelahan memang mendominasi kelemahan tim,” tukasnya. (dan)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close