Metropolis

Porak Poranda

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Belasan rumah rusak akibat angin kencang yang melanda wilayah Kelurahan Harapanbaru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Angin kencang terjadi bersamaan dengan turun hujan, Rabu sore kemarin, (6/11).

Pantauan Radar Bekasi di wilayah RT 03 RW 04, Kelurahan Harapanbaru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, sejumlah atap rumah warga rusak, kabel listrik juga tampak menjuntai di beberapa titik. Sejumlah reklame dan papan penunjuk jalan pun ikut ambruk.

Tidak hanya itu, sejumlah pohon yang ada di bahu jalan pun ikut tumbang karena tidak mampu menahan kencangnya angin disertai hujan. Bahkan, satu unit mobil mini bus tertimpa pohon saat melintasi jalan Perjuangan Bekasi Utara.

Sementara itu, kepanikan tidak dapat disembunyikan pasien dan pengunjung RS Anna Medika Bekasi yang berada di kelurahan Harapanbaru, Bekasi Utara. Pohon dan papan reklame yang berada di halaman RS tersebut ikut roboh dan menimpa kendaraan yang terparkir.

Setalah hujan reda, warga berbondong-bondong keluar rumah melihat apa yang terjadi. Bagian rumah yang diketahui bukan milik warga, ikut terbawa angin dari satu rumah ke rumah yang lain. ”Kanopi yang menimpa rumah saya ini berasal dari belakang rumah saya, gatau ini kanopi punya siapa,” kata salah satu warga, Zainal Abidin sesaat setelah kejadian.

Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung pada saat ia salat Maghrib, tiba-tiba kanopi tersebut menimpa rumahnya. Belum diketahui asal kanopi yang terbang dan menimpa rumahnya tersebut. Sementara itu setelah dipastikan, bagian rumah yang rusak milik Zainal hanya dibagian samping, menurutnya cukup parah.

Di sejumlah wilayah, hujan mulai turun sekira pukul 17:30 WIB, hujan mengguyur beberapa wilayah di Kota Bekasi dengan intensitas cukup deras, disertai angin kencang. ”Di daerah saya sekitar ada 15 rumah, yang paling parah ada sembilan rumah, itu pun belum saya cek kembali,” terang ketua RT 03 RW 04, Na Alih.

Sementara itu, Koordinator pelaksana harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Diki Sapta Aji sementara ini mengatakan, angin kencang tersebut bukan puting beliung seperti yang dikatakan oleh sejumlah warga.

Untuk saat ini timnya masih berada di lapangan, belum diketahui data secara pasti mengenai dampak dari hujan disertai angin kencang tersebut. ”Angin kencang saja, saat ini anggota masih berada dilapangan,” singkatnya saat dihubungi oleh Radar Bekasi.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Cikarang dan sekitarnya. Puluhan pohon yang ada dikawasan Jababeka roboh. Bahkan derasnya hujan, dan kencangnya angin membuat papan reklame banyak yang roboh. Dan beberapa rumah dan toko ambruk. Rabu (6/11).

Pantauan Radar Bekasi disekitaran Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, hujan yang turun pukul 14:30 WIB sampai pukul 16:00 WIB disertai tiupan angin kencang, dan diiringi suara petir.

Akibat hujan ini, papan reklame Jababeka yang ada disekitaran stadion Wibawa Mukti roboh, dan menimpa satu kendaraan sepeda motor merk vario, milik petugas keamanan Jababeka yang sedang berjaga dilokasi tersebut.

”Tadi saat hujan deras, anginnya muter-muter, pertama satu reklame jatuh, dan saat reklame yang kedua jatuh menimpa motor saya yang ada disamping pospol,” ujar Security Jababeka V, Sunarya saat dimintai keterangan dilokasi kejadian.

Menurutnya, saat itu dirinya sedang meneduh di dalam pospol, yang jaraknya hanya beberapa meter dari kendaraan yang tertimpa reklame. Kondisi hujan yang deras, dan angin yang kencang membuat dirinya tidak bisa memindahkan motor miliknya.

”Saya ada di dalem pospol neduh. Alhamdulilah reklame tidak menimpah pospol, karena jaraknya dekat banget. Kemungkinan untuk mengangkat reklame harus menggunakan alat berat,” ungkapnya.

Sementara itu, tiga kendaraan yang sedang melintas di Jalan Niaga Raya, Jababeka, tertimpa pohon beringin besar, yang ada di depan PT Takahashi Spring. Dalam kejadian ini pengendara sepeda motor merk Tosa, Jaenuri (50), yang juga penjual kopi mengalami luka dibagian tangan, dan dua kendaraan lainnya mengalami rusak.

”Korban sedang arah jalan pulang habis jualan kopi, tiba-tiba tertimpa pohon. Sekarang korban sedang ada dirumah mengalami luka dibagian tangan,” ucap adik korban, Karsa, saat dimintai keterangan dilokasi kejadian.

Terpisah, tiga ruko di kawasan pasar bersih Jababeka, Cikarang Pusat, ambruk. Hal tersebut terjadi karena hujan yang dibarengi angin melanda kawasan tersebut. Dari pantuan Radar Bekasi di lokasi, ruko tersebut mengalami ambruk dibagian depan.

”Saya ada di dalam ruko, saat depan ruko ambruk saya kaget, tapi enggak keluar ruko, soalnya diluar hujannya sangat deras, yang dibarengi angin,” ucap salah satu pemilik ruko, Markim, saat ditemui dilokasi.

Dari keterangan Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi, Andhika Rakhman menuturkan, hujan yang melanda kawasan sekitaran Cikarang, membuat beberapa titik mengalami bencana, seperti pohon tumbang, ruko ambruk, papan reklame roboh, dan beberapa lainnya.

”Dari laporan yang kami terima media sosial maupun rekanan yang ada dilokasi, ada beberapa titik yang terkena bencana setelah hujan. Kami langsung datang ke lokasi dengan membawa alat yang yang dibutuhkan, kurang lebih ada tiga sampai empat titik laporan yang kami dapatkan,” tuturnya. (sur/pra)

Tinggalkan Balasan

Close