Berita UtamaBolaOlahraga

Persikasi Runner Up

Evaluasi Hadapi Zona Jawa

Persikasi
TERIMA TROFI: Skuat Persikasi bersama tim pelatih ketika menerima trofi sebagai juara kedua Liga 3 Seri 1 Jawa Barat, usai kalah 3-1 atas PSKC Cimahi pada laga final di Stadion Ahmad Yani Sumedang, Minggu (10/11). IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Persikasi Kabupaten Bekasi harus puas setelah menyabet posisi runner up usai kalah 1-3 atas PSKC Cimahi pada laga final Liga 3 Seri I Jawa Barat di Stadion Ahmad Yani Sumedang, Minggu (10/11).

Gol tunggal Persikasi, diraih Angga Irawan. Sementara tiga gol PSKC Cimahi dikoleksi, Mochamad Rizka, Dian Sasongko dan Abdurohim.

Persikasi yang tampil tanpa lini tengah andalan mereka Reza dan Irfan Tuasalamony akibat akumulasi kartu kuning dikejutkan oleh gol cepat PSKC lewat Mohammad Rizka pada menit ke-14 yang memanfaatkan umpan silang.

Sepakannya menusuk ke kanan gawang Bagus Kurniawan hingga Persikasi tertinggal lebih dahulu.

Gol cepat membuat konsentrasi pemain asuhan Rici Vauzi ini sempat terganggu. Tak ingin lama tertinggal, Persikasi coba tampil menekan. Asik menyerang, pada menit ke-16 pemain depan Persikasi Afadal Yusra harus dilanggar dikotak terlarang. Laskar Bendo Item julukkan Persikasi mendapat hadiah penalti.

Angga Irawan yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan. Sepakan Angga ke sisi kanan berhasil mengecoh penjaga gawang PSCK hingga kedudukan menjadi 1-1.

Setelah kedudukan imbang, PSKC tampil trengginas. Umpan jauh menjadi andalan mereka. Sementara Persikasi coba menekan dengan umpan-umpan pendeknya.

Persikasi
EKSEKUSI PENALTI: Kapten Tim Persikasi, Angga Irawan ketika melakukan eksekusi tendangan penalti, yang menjadi gol tunggal Persikasi di partai Final Liga 3 Seri 1 Jawa Barat, Minggu (10/11). IST/RADAR BEKASI

Beberapa peluang PSKC sempat mengancam gawang Persikasi namun skor imbang bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua PSKC langsung tancap gas mengepung pertahanan Persikasi lewat umpan jauh yang menjadi ciri khas mereka. Menyambut umpan lambung, tandukan kepala Dian Sasongko berhasil merobek gawang Persikasi. PSKC merubah skor menjadi 2-1.

Alih-alih ingin membalikan keadaan, Persikasi malah kembali kebobolan menit 63 lewat sepakan Abdul Rohim (27). Kedudukan 3-1 untuk PSKC.

Disisa waktu yang ada Persikasi mencoba menambah gol untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang nyaris berbuah gol namun rapatnya pertahanan PSKC yang dikomandoi kapten kesebelasan Khokok Roniarto membuat kendudukan tak berubah hingga pluit akhir dibunyikan.

Pelatih Persikasi, Rici Vauzi menyatakan, tim sudah tampil maksimal. Hanya saja kemenangan belum diraih Persikasi. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi kedepan. Pasalnya meski finish sebagai runner up mereka dipastikan tampil di Zona Jawa.

”Ini bahan evaluasi kita untuk Zona Jawa. Anak-anak sudah bermain maksimal,” katanya.

Rici mengaku, absennya dua pemain lini tengah andalan mereka cukup berpengaruh. ”Kita memang lemah dipertahanan. Karena, ada dua pemain kita yang tidak bisa bertanding,” lanjutnya.

Sementara, Pelatih PSKC, Robby Darwis menyatakan, hasil maksimal di Seri I Jabar menjadi modal mengarungi Zona Jawa nanti. Dirinya enggan bicara panjang lebar, mengenai kemampuan tim saat menghadapi Persikasi Bekasi.

”Kedua tim sangat hebat. Kita juga tenang dalam bertanding. Kedepannya, kita akan menghadapi lawan yang lebih berat,” tukasnya. (dan)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close