Politik

PKS Sambut Baik, PDIP Minta Nasdem Tegas

Pertemuan Ketum Nasdem dan Presiden PKS

Radarbekasi.id – Pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman mendapatkan respon barvariasi dari partai koalisi dan oposisi Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin di Kabupaten Bekasi.

Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Muhammad Nuh, menyambut baik pertemuan dua pimpinan parpol tersebut. Dia beranggapan kalau pertemuan itu membahas tentang potensi kedua partai bergabung untuk menjadi oposisi.

”Ketika oposisi ini menguat, maka keluhan dari masyarakat tertampung dalam oposisi. Karena persoalannya adalah, kan sebenarnya di pemerintahan Jokowi ini banyak hal-hal yang belum selesai, atau PR-PR yang menganga,” katanya kepada Radar Bekasi beberapa waktu lalu.

Terpisah, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna, mengharapkan agar Partai Nasdem memperjelas sikap politik.

”Kalau emang mau oposisi ya oposisi. Tapi misalkan masih mau di pemerintahan, ya pemerintah. Artinya harus jelas jenis kelaminnya. Harus benar-benar jentel. Misalkan mau oposisi, ya jangan main dua kaki,” ujarnya.

Dirinya mengaku tidak mengerti arah politik DPP Nasdem sehingga bertemu dengan pimpinan PKS. ”Saya enggak ngerti, apa hanya mau cari sensasi, atau memang mau oposisi. Saya juga tidak paham tujuannya. Cuma maksud saya, kalau memang mau oposisi, tarik semua kader yang masih ada di pemerintah,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bekasi, Teten Kamaludin, menegaskan bahwa pertemuan itu hanya silaturahmi. Dia menuturkan, pertemuan kedua partai sebagai hal yang bagus. Pasalnya, dalam berpartai tidak hanya bertarung saja, tapi harus membangun silahturahmi antarpartai.

”Menurut saya ya bagus, karena memang mestinya begitu. Karena kita berpartai ini untuk membangun silaturahmi, sebagai jalan pengabdian ke masyarakat, bangun wilayah dan sebagainya, bukan hanya bertarung merebutkan kekuasaan,” ucapnya, Senin (11/11).

Teten juga menanggapi pernyataan sekretatis DPC PDIP Kabupaten Bekasi yang menyebut DPP Nasdem tidak punya pendirian. Mantan anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini menegaskan, pertemuan tersebut harus diperhatikan dengan kepentingan yang luas.

”Itu sudut pandang yang sempit kalau menurut saya. Kita melihat politik itu seolah-olah selalu ketahuan. Padahal kita sedang mencoba menggalang seluruh kekuatan, baik itu partai yang oposisi maupun koalisi. Kita berpikir maju, bukan lagi bicara siapa lawan kita,” ujarnya. (pra)

Tags
Close