Berita UtamaPendidikan

Simulasi UNBK Gelombang Dua Bersifat Wajib

UNBK
SERIUS: Sejumlah siswa kelas 12 SMKN 7 Kota Bekasi nampak serius mengikuti simulasi UNBK tahap pertama gelombang satu, belum lama ini. Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahap pertama gelombang dua wajib dilaksanakan oleh SMA/SMK pada 13-14 November 2019.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Casmadi menjelaskan, simulasi UNKBK tahap pertama terbagi menjadi dua gelombang. Pada gelombang pertama sifatnya tidak wajib, sedangkan gelombang kedua bersifat wajib.

Menurutnya, simulasi UNBK tahap pertama gelombang satu yang dilaksanakan oleh SMA/SMK di wilayahnya pada 6-7 November 2019 berlangsung lancar.

”Untuk simulasi gelombang pertama sudah dilaksanakan dan hasilnya cukup baik karena hampir seluruh sekolah mengikuti simulasi ini,” ujar Casmadi kepada Radar Bekasi, Senin (11/11).

Pada simulasi UNBK tahap pertama gelombang dua, mata pelajaran yang diujikan sama. Yakni hari pertama mengujikan mata pelajaran Bahasa Inggris, sedangkan hari kedua mata pelajaran produktif. Demikian juga dengan waktu yang diberikan. Setiap satu mata pelajaran diberikan waktu untuk mengerjakan selama 120 menit.

”Berbagai rangkaian simulasi ini dilaksanakan untuk mempermudah siswa pada saat pelaksanaan UNBK nanti dan saya harapkan sekolah bisa mengikuti karena gelombang kedua ini sifatnya wajib,” katanya.

Casmadi mengungkapkan, berbagai strategi telah disiapkan untuk mensukseskan UNBK 2020. Antara lain dengan mengimbau pihak sekolah untuk mengikuti atau mengadakan tryout serta bimbingan belajar bersama membahas soal-soal UNBK.

”Kita mengimbau melalui rapat bersama MKKS SMA dan SMK baik Kota dan Kabupaten Bekasi untuk melaksanakan strategi pembelajaran dalam mensukseskan UNBK 2020. Untuk bimbingan belajar bersama memiliki catatan tersendiri yaitu tidak diizinkan untuk memungut biaya apapun,” tegasnya.

Adapun jadwal simulasi UNBK tahap dua secara nasional akan serentak dilaksanakan pada 24-27 Februari 2020. Casmadi berharap, selama simulasi sekolah dapat melakukan evaluasi sepeti kesiapan sarana dan prasarana agar pelaksanaan UNBK nanti tak ada kendala.

”Hal-hal kecil yang menjadi masalah nantinya harus cepat diatasi agar proses pelaksanaan UNBK bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kendala satu apapun,” pungkasnya. (dew)

Tags
Close