KriminalMetropolis

Sopir Gasak Harta Majikan

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Mantan sopir salah satu dokter di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) nekat mencuri sejumlah barang berharga milik mantan majikannya. Pencurian tersebut diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati pelaku terhadap korban.

Kasus tersebut dilaporkan korban Sumirah Pujilaksani, ke Polsek Bekasi Utara, Jumat (8/11). Hingga akhirnya pelaku berinisial ST (48) berhasil diciduk jajaran Polsek Bekasi Utara.

Pelaku diketahui telah bekerja selama tiga tahun sebagai sopir korban. Tidak heran jika pelaku mengetahui seluk-beluk rumah yang beralamat di Perumahan Wisma Asri Blok D36 nomor 06 RT 02 RW 27, Kelurahan Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi tersebut. Pelaku diketahui melancarkan aksinya pada pukul 05.15 pagi hari.

”Dia ada sakit hati dengan pelapor. Dulu ada kejadian dikasih uang sama kakaknya, kakaknya (korban) itu baik kepada pelapor suka meminjamkan uang ke sopir itu, namun dituduh dia memanfaatkan kakaknya yang baik,” kata Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Dedi Nurhadi, Senin (11/11).

Setelah mendapatkan laporan korban, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan mendapati informasi bahwa pelaku tinggal bersama istri barunya di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi. Namun, dilokasi yang dimaksud pelaku tidak ditemukan, karena telah mengetahuinya dan melarikan diri.

Dilokasi, fakta lain menyebut pelaku melarikan diri ke rumah mantan istrinya. Pelaku sempat ingin melarikan diri dan bersembunyi. Hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan setelah bersembunyi di atap rumah.

Diketahui, setelah berhenti menjadi sopir pribadi korban, pelaku bekerja sebagai buruh lepas. Lama menjadi sopir pribadi membuat pelaku memiliki kunci ganda. Kerugian korban ditaksir mencapai Rp20 juta.

”Karena terlapor ini mantan sopir pribadi jadi dia punya kunci ganda,” lanjut Dedi.

Barang bukti yang diamankan dari penangkapan pelaku diantaranya sebuah tempat perhiasan, dua gelang perhiasan seberat 20 gram, sebuah liontin berlian, sebuah anting berlian, sebuah cincin berlian, dan sebuah jam tangan berwarna emas. Barang-barang yang diamankan masih utuh, belum ada yang dijual oleh pelaku.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar pasal 362 KUHPidana karena telah melakukan tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (sur)

Close