Berita UtamaHukumKriminalMetropolis

Modus Ganjal ATM Marak

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Tindak kejahatan dengan modus ganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kembali terjadi. Setelah beberapa waktu lalu pelaku kejahatan berhasil dibekuk kepolisian Polsek Bantargebang, kali ini kasus serupa kembali terjadi di wilayah Bekasi Utara.

Kejadian tersebut terjadi di salah satu ATM yang berada di minimarket, Seroja, Bekasi Utara, pukul 16.00, Rabu (13/11). Kejadian bermula ketika korban, Mitha Chaniago hendak menarik uang tabungannya. Di lokasi terdapat dua mesin ATM, saat salah satu mesin digunakan, rupanya kartu sulit untuk dimasukkan ke dalam mesin ATM.

Ditengah kesulitan yang dihadapi korban, datang satu orang disebelahnya menawarkan bantuan. Ia merasa seperti dihipnotis, saat itu ia diminta untuk menyebutkan pin ATM nya. Hal itu pun dilakukan oleh Mitha begitu saja tanpa rasa curiga.

”Kondisi saya seperti dihipnotis, makanya saya sebutkan pin nya,” ungkap Mitha, Rabu (13/11).

Tidak lama berselang, orang yang menawarkan bantuan tersebut pergi dari lokasi kejadian, dalam keadaan kartu ATM tertelan didalam mesin ATM.  Saat pihak maintenance mesin ATM membongkar mesin, ditemukan potongan korek api, diduga menyebabkan kartu ATM tidak bisa keluar, juga sulit dimasukkan kedalam mesin.

Sebuah kartu ATM yang ditemukan didalam mesin, yang diketahui bukan ATM miliknya. Setelah dicek saldo tabungan, saldo yang awalnya sebesar Rp2,5 juta, tinggal tersisa Rp185 ribu.

”Mungkin pas awal dia memang bukan memasukkan kartu ATM saya ke mesin, dia tukar dengan kartu ATM punya dia yang tidak layak lagi,” terangnya.

Korban diketahui belum melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian. Di waktu yang berbeda, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengimbau kepada warga untuk menolak bantuan yang ditawarkan oleh orang tidak dikenal di ATM.

Selain itu juga, usahakan memiliki nomor call center bank atau ATM center, sehingga ketika kartu ATM tertelan atau mengalami kesulitan lainnya bisa langsung menghubungi call center.

”Ketiga, ketika ada yang menawarkan bantuan jangan mau, harus hati-hati, lebih baik langsung diblokir kalau memang ATM nya tertelan,” terangnya.

Diketahui, sebelumnya, Minggu 03 November 2019 pukul 12.15 kejadian serupa menimpa ER di Indomaret Jalan Raya Mustikasari RT 01/02 Kel Mustikasari Kecamatan Mustikajaya Kota Bekasi. Uang korban Rp 13,6 juta di ATM berhasil digasak pelaku. Beruntung, dua pelaku AS (31) dan AKE (18) berhasil diamankan Polsek Bantargebang. Sementara dua orang lainnya yakni H dan R masih DPO. (sur)

Close