BekasiBerita UtamaMetropolis

Komplotan Copet Spesialis Konser Dibekuk

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Masyarakat perlu waspada ketika menonton konser musik di berbagai tempat. Pasalnya, pencuri spesialis konser musik mengintai memanfaatkan celah di kerumunan massa.

Kejadian tersebut terjadi di sebuah konser musik Super Fest di Summarecon Bekasi belum lama ini. Sembilan pelaku berhasil diamankan.  Pelaku leluasa menggasak harta benda yang tersimpan didalam tas atau saku celana korban.

Diketahui, komplotan copet ini sengaja bertolak dari Jakarta, berniat untuk menjalankan aksinya.

Salah satu tersangka ketika ditanya mengaku baru pertama kali beraksi. Berbeda dengan pengakuannya kepada pihak kepolisian. Namun, ketika ditanya datang dengan niat mencopet, hal itu diakui.

”Buat minum, buat makan (hasil copetan). Paling ketemu ditempat, iya (sudah ada niat),” kata salah satu pelaku, saat ungkap kasus di Mapolsek Bekasi Utara, Jumat (15/11).

Kesembilan orang yang diamankan Rabu (13/11) lalu itu terpecah menjadi tiga kelompok berbeda ketika menjalankan aksinya.

Diterangkan oleh pihak kepolisian, penangkapan berawal dari pengamanan tim Reskrim Polsek Bekasi Utara. Petugas berbaur dengan penonton konser lainnya. Pada saat kejadian petugas memergoki pelaku sedang memindahkan barang hasil copetan kepada rekannya yang lain untuk diamankan.

”Dalam satu konser di halaman Summarecon, ini (pelaku) sudah saling kenal dan berkelompok. Mereka mencari perhatian dari mendorong-dorong tadi,” ujar Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing.

Setelah digeledah, petugas mengamankan sejumlah telepon genggam di tas salah satu tersangka yang berperan sebagai penerima barang hasil curian. Setelah dilakukan penyelidikan dan diinterogasi, mereka mengaku sudah melakukan berulang kali dan di berbagai konser yang berbeda.

Dari tangan semua tersangka, polisi mengamankan sembilan buah telepon genggam berbagai merk. Sementara, Kanit Reskrim Polsek Bekasi Utara, Iptu Bahrudin memastikan bahwa komplotan tersebut spesialis konser musik.

Dalam menjalankan aksinya mereka tidak sendiri. Mereka saling berbagi peran. Ada yang mengalihkan perhatian penonton untuk tidak curiga dengan berjoget menyenggol calon korbannya. Bersamaan, satu pelaku lainnya menggasak barang berharga milik korban, kemudian diserahkan kepada satu orang lainnya yang berperan sebagai keeper atau penerima hasil copetan untuk diamankan.

”Bisa sampai lima menit (waktu beraksi), karena prosesnya kan mengalihkan perhatian sampai si korban benar-benar tidak curiga. Kalau dia memang spasialis konser, berulang-ulang kali, konsernya bukan disini aja, didaerah lain juga,” terang Bahrudin.

Saat ini polisi masih mengejar satu orang lainnya yang masih menjadi target pencarian orang (DPO) yang berhasil melarikan diri. Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 363 ayat satu juncto pasal pasal 65 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (sur)

Close