BekasiBerita UtamaMetropolis

Katar Bersih-Bersih Lima Rumah Ibadah

Katar
FOTO BERSAMA: Sejumlah anggota Karang Taruna Kayuringin Jaya berfoto bersama usai pelaksanaan kegiatan bersih-berasih rumah ibadah. IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Kerukunan antarumat beragama harus tetap terjaga. Hal ini untuk memastikan keharmonisan masyarakat agar bisa hidup dengan tentram.
Sebagai warga negara, setiap orang pun diminta untuk ikut ambil bagian dalam upaya menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam suasana hidup berbangsa dan bernegara khususnya di Kota Bekasi dan Indonesia secara luas.

Karang Taruna Kelurahan Kayuringin Jaya kembali mengambil peran untuk menjaga kerukunan di tengah masyrakat melalui kegiatan Bersih-Bersih Rumah Ibadah.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Kayuringin Jaya, Yudha Krisnahadi mengatakan, pihaknya melakukan bersih-bersih rumah ibadah serentak di lima rumah ibadah di Kota Bekasi. Di antaranya Masjid Al-Haq, Gereja Kristen Oikoumene, Gereja Katholik Santo Bartolomeus, Wihara Buddha Dharma dan Klenteng Hok Lay Kiong.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak Sabtu (16/11) hingga kemarin, Senin (18/11). ”Kita berkolaborasi dengan Rumah Belajar Abdi Pemuda. Kegiatan Bersih-Bersih Rumah Ibadah yang kedua kalinya ini berjalan dengan lancar setelah tahun lalu juga sukses dilaksanakan,” katanya saat ditemui Radar Bekasi, kemarin.
Kegiatan ini menjadi rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna Kelurahan Kayuringin Jaya tahun 2019. Sekaligus menjadi momentum dalam memperingati Hari Toleransi Internasional yang berlangsung di bulan November ini.

Selain itu, kegiatan Aksi Bersih-Bersih Rumah Ibadah ke-2 ini adalah sebagai bentuk kehadiran anak muda khususnya Karang Taruna Kelurahan Kayuringin Jaya untuk ikut ambil bagian dalam upaya merawat keberagamaan di Indonesia. Dan juga Karang Taruna Kelurahan Kayuringin Jaya ingin menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa khususnya di Kota Bekasi.

”Ini bisa menjadi contoh untuk organisasi lain khususnya Karang Taruna di berbagai tempat agar tidak terjebak dalam membuat program yang sifatnya seremonial namun membuat program yang langsung bersentuhan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam Permnesos disampaikan dengan jelas bahwa salah satu fungsi katar yakni memelihara dan memperkuat semangat kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika dan tegaknya NKRI. ”Kita mencoba menjalankan apa yang sudah diamanatkan di dalam permensos tersebut,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Kasie Kesos Kelurahan Kayuringin Jaya, Eriska Novianti Iskandar menambahkan, perbedaan jangan sampai membuat manusia bermusuhan. Namun, menurut dia semua harus tetap saling menghormati dan menghargai satu sama lain agar tercipta kerukunan antar umat beragama.

”Terimakasih untuk para peserta dan relawan Bersih-Bersih Rumah Ibadah ke-2 yang telah hadir untuk ikut serta dalam kegiatan ini semoga kedepannya bisa terus bersinergi dalam program lanjutan Karang Taruna Kelurahan Kayuringin Jaya,” pintanya.

Kegiatan ini juga didukung oleh organisasi komunitas dari Gusdurian Bekasi Raya dan Pemuda-Pemudi GKPI serta para relawan lainnya.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Rafa Meilika mengaku, perbedaan keyakinan jangan sampai menyurutkan semangat para pemuda untuk saling menjaga kerukunan, menghormati dan mengembangkan sikap toleransi dalam diri. ”Semoga dengan adanya kegiatan ini kita sama-sama menjaga kerukunan antar umat beragama,” harapnya. (pay)

Tags
Close