Berita UtamaOlahraga

Sarpras Gor Tambun Dikeluhkan

Taekwondo
DIGUNAKAN CABOR: Puluhan atlet Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Bekasi ketika menjalani uji kenaikan tingkat (UKT) di GOR Tambun, Kecamatan Tambun Selatan. DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Banyaknya cabang olahraga yang menggunakan GOR Tambun, Tambun Selatan sebagai lokasi latihan, membuat sarana dan prasarana olahraga itu dikeluhkan.

GOR dinilai tidak mampu menampung semua cabor yang menjalani latihan di lokasi tersebut hingga jadwal penggunaan GOR yang padat. Kondisi itu juga berpengaruh pada kondisi sarana dan prasarana yang belum ada pembaharuan sejak Porda 2014 lalu.

”Tempat sudah tidak layak. Saya saja, setiap kali latihan 20 orang dan terbagi tiga kali dalam seminggu, belum lagi dengan matras dan ruangan sempit. Jadi sesak banget, dan ini memang menjadi tugas Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora),” ujar Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Bekasi, Bondan kepada Radar Bekasi, Rabu (27/11).

Hal senada diungkapkan, Sekretaris Umum Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Bekasi Saeful. Pihaknya terpaksa harus membagi lokasi latihan atlet.
GOR Tambun, kata dia, untuk tim poomsae taekwondo (jurus), rencana perluasan tempat latihan di komplek Wibawamukti untuk Pelatcab kyorugi (sparing), bersama tim Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Daerah (PPOPD) cabor Taekwondo Kabupaten Bekasi.

”Untuk matras tahun 2014 eks Porda tersebut sudah terkelupas. Untuk menunjang matras kita butuh tiga lap octagon baru untuk lap latihan dan lap matras pertandingan,” katanya.

Secara umum, lanjut pria yang akrab disapa Eful, peralatan latihan dari tahun 2014 belum dibenahi. Begitupun dengan sarana dan lainnya yang ada di GOR Tambun.
”Perlu adanya penambahan alat-alat pertandingan yang baru dan digital scoring baik PSS KPNP dan poomsae digital untuk menunjang prestasi cabor di Bekasi di tahun 2020 dan seterusnya,” bebernya.

Selain olahraga terukur, cabor beregu seperti Bola Voli kini sedang menjadwal ulang latihan. Karena jika tidak melakukan komunikasi dengan pengurus cabang (Pengcab) Perbasi, jadwal latihan bisa bentrok.

”Untuk tempat latihan voli di GOR Tambun, jadwal latihan baru sore ini akan di bahas dalam rapat pengurus harian. Kalau sudah pasti jadwalnya akan disampaikan. Sejauh ini, kita sudah sepakat dengan cabor basket yang khusus menggunakan lapangan, karena kalau silat dan taekwondo tidak mengganggu latihan karena latihannya bukan di lapangan seperti Basket dan Voli,” ungkap Ketua PBVSI Beny Hidayat.

Dilain tempat Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Disbudpora, Deny Rusnandi masih irit bicara mengenai kondisi GOR Tambun dan sarana prasarana yang dikeluhkan Cabor.

Pihaknya hanya menyebut jumlah cabor yang menggunakan GOR Tambun sebagai lokasi latihan. ”Bola voli, bola basket, pencak silat, gulat (Latihan Cabor di GOR Tambun, Red),” singkatnya. (dan)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close