MetropolisPemkot

Puluhan ASN Dirotasi

PELANTIKAN: Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyalami ASN usai pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat struktural eselon III dan IV, Senin (2/12). RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi melantik puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pejabat Struktural Eselon III dan IV di halaman kantor Dinas Perhubungan Kota Bekasi Jalan Pangeran Jayakarta, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Senin (2/12) malam.  Total ASN yang dilantik meliputi 23 pegawai eselon III dan 2 eselon IV.

Dalam kesempatan tersebut diketahui, Sekretaris Dinas Perhubungan yang sebelumnya dijabat, Deded Kusmayadi kini dijabat Enung Nurcholis. Deded kini menjabat sebagai Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Bekasi.

Enung sebelumnya sebagai Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi. Sementara Tetti Delima Sabrina Manurung kini menjabat sebagai Sekretaris DPPKB Kota Bekasi menggantikan Enung. Tugiman menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat Daerah Kota Bekasi. Dicky Irawan sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Serta sejumlah kepala bidang (Kabid), Camat serta Lurah.

Pengangkatan dan alih tugas berdasarkan surat keputusan wali kota nomor: 820/kep.282-bkppd/xii/2019 tentang pengangkatan dan alih tugas dalam jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Serta keputusan wali kota bekasi nomor: 820/kep.283-bkppd/xii/2019 tentang pengangkatan dan alih tugas dalam jabatan pengawas (eselon IV) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

“Perubahan, struktural, perputaran dan promosi saya kira sesuatu hal yang biasa,” kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, usai melakukan pelantikan.

Rotasi yang beberapa kali dilakukan malam hari, Tri menyampaikan bahwa itu dilakukan agar tidak mengganggu jam kerja. Pelantikan malam hari diakuinya lebih khidmat.

Ditanya perihal rencana pemerintah pusat memangkas jumlah eselon pihaknya mengaku tinggal menunggu regulasi dari pusat.

”Karena kan intinya sama, jabatannya tetap ada, hanya tadinya struktural sekarang jadi fungsional,” ujarnya.

Lanjut Tri, dari satu sisi pekerjaan akan lebih dinamis. Contohnya di Kemen PAN RB dan Mendagri sudah dilakukan.  ”Pokonya dimulai dari pemerintah pusat saja dan yang pasti akan di evaluasi. Kita berharap wacana penghapusan eselon II dan IV tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Untuk rotasi dan mutasi di akhir tahun 2019 ini kata dia dimungkinkan tetap akan terjadi berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan. (pay)

Tinggalkan Balasan

Close