BekasiBerita UtamaOlahraga

Atlet Bekasi Sumbang Emas

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Atlet tembak asal Kabupaten Bekasi berhasil menambah raihan medali emas Indonesia pada SEA Games 2019 Filipina. Hasil itu didapat dari Vidya Rafika di nomor Women’s 10 meter Air Rifle, di lapangan tembak Filifina, Selasa (3/12).

Keberhasilan atlet yang akrab disapa Vidya ini, membuat cabang olahraga (cabor) menembak sudah menyumbangkan tiga medali emas untuk Indonesia. Dua medali pertama datang dari Rio Danu Utama Tjabu (nomor WA 1.500 precision pistol contested putra) dan Tirano Baja (mixed benchrest light varmint putra) pada Senin (2/12). Tambahan medali emas dari Vidya membuat Indonesia meraih 12 medali emas di SEA Games 2019.

Wakil Ketua Bidang Target Perbakin Kabupaten Bekasi, Batong Sulaeman menyatakan, sejak awal Vidya tampil bagus sejak berlangsungnya sesi kualifikasi pada Selasa pagi. Atlet berusia 18 itu selalu membukukan poin tertinggi.

”Performa konsisten tersebut membuat perolehan poin Vidya tidak bisa dikejar oleh para pesaing. Vidya pun berhak atas medali emas karena mencatat total 249,9 poin,” ujarnya saat ditemui Radar Bekasi, di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi.

Atlet binaan yang lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 itu mampu mengalahkan Ho Xiu Yi (Singapura) dan Tan Adele Qian Xiu (Singapura). ”Besok Rabu (4/12) dia main di Mixed (Tim Capuran). Sementara belum ada pengalungan medali dan seremonial lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, ketua umum KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi menyatakan, dari 10 atlet yang maju di SEA Games, baru Vidya yang menyumbangkan medali. ”Tidak menutup kemungkinan, untuk sembilan atlet kita lainnya bisa memberikan prestasi yang maksimal,” katanya.

Adapun 10 atlet Kabupaten Bekasi yang maju di SEA Games yakni, dari Taekwondo Aqila Aulia Ramadhani, Golf Patricia Walanda Sinolungan, Catur Susanto Megaranto dan Medina Warda Aulia, Judo Rian Ramadan, Atletik halomoan atletik lari gawang, Menembak iwan setiawan dan vidya Rafika, sementara dua lainnya dari cabor Renang Fadlan Prawira dan Muhamad Facri.

”Itu 10 atlet yang sudah terinvetarisir kita. Atlet kita belum bertanding semua, saat ini baru menembak atas nama Vidya saja yang turun,” lanjutnya.

Ia menambahkan, semua atlet yang turun, selain menjadi andalan Indonesia, beberapa diantaranya juga berpotensi maju di Olimpiade. ”Sementara, kita peroleh hasil resmi dari Jabar baru Vidya yang sudah resmi menjadi atlet Olimpiade 2020. Masih ada tahapan lanjutan, yang memungkinkan atlet andalan kita bisa maju di ajang pertandingan olahraga multievent empat tahunan kelas dunia,” tukasnya.

Sementara itu, Perolehan medali kontingen Indonesia di SEA Games 2019 sempat melampaui Malaysia dan menembus tiga teratas pada Selasa (3/12) siang. Sayangnya, catatan tersebut tak bertahan lama. Pada selasa sore 18.30, posisi Indonesia kembali terlempar dari tiga besar yakni pada posisi empat.(dan)

Tinggalkan Balasan

Close