Berita UtamaPolitik

Jejen Sayuti akan Perjuangkan Sektor Pertanian

Jejen Sayuti
SERAP ASPIRASI: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Jejen Sayuti saat menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses I di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Selasa (3/12). KARSIM PRATAMA/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Jejen Sayuti bakal memperjuangkan sektor pertanian di Kabupaten Bekasi. Hal itu dia sampaikan usai melakukan reses di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi,
Ia mejelaskan, dilakukan karena kondisi pertanian di wilayah tersebut dinilai sangat memprihatinkan. Pasalnya, kata dia, masih terdapat sejumlah persoalan yang hingga kini belum dapat ditangani Pemkab Bekasi.

”Kaitan pertanian di Kabupaten Bekasi ini sangat miris, karena lahan pertanian tinggal sedikit dan petani kesulitan mendapatkan air untuk mengairi lahan pertanian,” kata pria yang merupakan anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat ini, Selasa (3/12).

Jejen menjelaskan, air dari saluran irigasi yang masuk ke lahan pertanian tidak bisa dipakai lagi oleh petani. Karena kondisi air yang hitam dan bau. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Jejen menyarankan agar Pemkab Bekasi berkordinasi dengan Pemprov Jawa Barat.

Jejen Sayuti
Jejen Sayuti

”Ini harus sama-sama, bagaimana pertanian disini bisa bersinergi dengan pertanian di provinsi. Soalnya kalau pengairan untuk persawahan pakai air yang hitam dan bau bisa mati,” tutur pria yang sempat menjabat sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Bekasi ini.

Dirinya berjanji akan terus berupaya agar sektor pertanian di Kabupaten Bekasi bisa dihidupkan kembali. Karena lahan pertanian di Kabupaten Bekasi hanya tersisa sekitar dua ribu hektar, dan itu harus dilestarikan.

”Saya sedang mencoba bagaimana meningkatkan kebutuhan para petani, dengan cara meningkatkan anggaran untuk pertanian di provinsi, karena tanpa anggaran kita tidak bisa membuat program,” ucapnya.

Jejen menyatakan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kurang perduli dengan para petani. Karena anggaran dari provinsi untuk petani sangat kecil. Sehingga, kata dia, dalam waktu dekat komisi II akan menggenjot agar anggaran untuk pertanian bisa bertambah.

”Hari ini provinsi memberikan anggaran hanya satu triliun buat sembilan dinas, misalkan untuk pertanian dapat Rp200 miliar, untuk belanja langsung dan tidak langsung dari situ semua, mana bisa mencukupi,” tuturnya.

Jejen Sayuti
RESES: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Jejen Sayuti, dalam kegiatan Reses I di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Selasa (3/12). KARSIM PRATAMA/RADAR BEKASI

Dalam persoalan ini dirinya juga meminta, agar Pemkab Bekasi bertindak tegas terkait dengan pencemaran saluran irigasi yang menyebabkan lahan pertanian mati.
“Sebenarnya kalau dilurut persoalan air hitam ini dari mana akan ketemu, karena hulunya itu tidak jauh. Untuk mengatasi persoalan ini Pemerintah Daerah harus tegas, berikan tindakan kepada pabrik yang melakukan pencemaran kalau memang kasihan sama masyarakat,” tuturunya.

Jejen juga menyarankan agar Pemkab Bekasi dapat memberikan data wilayah pertanian yang membutuhkan saluran irigasi ke Pemprov Jawa Barat. ”Jadi harus ada wilayah prioritas, wilayah mana saja yang membutuhkan irigasi, itu harus ada data base-nya. Misalkan itu masih kurang, kordinasi lagi dengan provinsi,” ucapnya. (pra/adv)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close